Seorang Pengedar Ganja di Bener Meriah Ringkus Polisi

Satresnarkoba Polres Bener Meriah meringkus seorang pengedar narkotika jenis ganja kering serta menyita barang bukti berupa ganja seberat 1,8 kilogram.
Ganja di Bener Meriah Ringkus Polisi
Satresnarkoba Polres Bener Meriah meringkus seorang pengedar narkotika jenis ganja kering serta menyita barang bukti berupa ganja seberat 1,8 kilogram.

ACEHSATU.COM | Bener Meriah– Satresnarkoba Polres Bener Meriah meringkus seorang pengedar narkotika jenis ganja kering serta menyita barang bukti berupa ganja seberat 1,8 kilogram.

Kapolres Bener Meriah AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kasat Resnarkoba Iptu Radius Sianturi mengatakan tersangka RP (31) ditangkap saat sedang bertransaksi narkoba di depan Puskesmas Teritit, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat kami melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang bertransaksi jual beli narkoba,” kata Radius Sianturi, Selasa.

Dia mengatakan tersangka ditangkap pada Senin malam (31/1) dengan barang bukti dua bal ganja kering seberat 1,8 kilogram.

Pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku sudah mengakui barang bukti berupa ganja kering itu miliknya,” kata Sianturi.

Sebelum nya di wilayah yang berbeda BNNP Juga menangkap tiga Orang pengirim Narkoba Jenis Sabu-sabu dan terancam Hukuman Mati

Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan (BNNP Sumsel) menyebut tiga pelaku pengiriman 15 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dari Pekanbaru, Riau yang ditangkap di Mesuji, Kabupaten Oggan Komering Ilir (OKI) terancam hukuman mati.

Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Djoko Prihadi, di Palembang, Senin, mengatakan ancaman hukuman mati tersebut sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang disangkakan kepada pelaku, sekaligus merujuk pada banyaknya barang bukti yang diamankan dari mereka.

“Kami akan berkoordinasi dengan kejaksaan nantinya. Bisa saja demikian. Itu diatur dalam UU Nomor 35. Namun saat ini masih kami dalami lagi untuk mempertegas pasal berapanya. Mereka kami periksa untuk mengetahui apakah benar hanya pengirim atau mungkin lebih dari itu,” kata dia lagi.

Menurut Djoko, ketiga pelaku tersebut berinisial AF, HK, dan EY, warga Padang, Sumatera Barat.

Mereka ditangkap oleh petugas gabungan BNNP Sumsel dan aparat Polres Mesuji, Lampung pada Sabtu (29/1) sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Simpang Pematang.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BG-2165-TOL yang dikendarai pelaku, petugas gabungan menemukan 15 kg sabu-sabu tersebut dikemas dalam 15 bungkus plastik teh hijau Guan Yinwang yang disimpan dalam tas warna hitam.