Seorang Guru Dibunuh di Halaman Sekolah Ketika Siswa Berada di kelas

"Pelaku menggunakan pisau dapur yang dibawanya dari rumah, setelah mendapatkan korban yang sedang bertugas pagi itu pelaku lansung masuk ke halaman sekolah."
Seorang Guru Dibunuh
Sejumlah siswa berada di kelas saat guru  dibunuh

ACEHSATU.COM | Bandung – Seorang Guru Dibunuh di Halaman Sekolah Ketika Siswa Berada di kelas. Kepala Sekolah Dasar (SD) Tilil 032, Osa, menyebut ketika adanya peristiwa pembunuhan seorang guru di halaman sekolah, sejumlah siswa sudah masuk kelas, di gedung SD Tilil 032, Bandung, Jawa Barat, Senin. 

Adapun peristiwa pembunuhan seorang guru berinisial AR (50) itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di halaman sekolah. Guru itu diduga ditikam dan tewas di tempat dengan kondisi terkapar. Meski begitu, menurut Osa, tidak ada siswa SD yang melihat peristiwa itu karena hanya sedikit siswa yang baru datang dan langsung masuk kelas.

Selain itu, sejumlah guru lain juga melarang siswa untuk keluar kelas dan seluruh siswa dipulangkan ke rumah masing-masing dan sekolah itu juga diliburkan untuk sementara waktu.

“Jadi hari ini mungkin sampai hari Jumat sekolah kita fasilitaskan dengan pembelajaran jarak jauh saja, daring lagi,” kata dia.

Menurut olah TKP yang di lakukan oleh petugas polisi, pembunuhan itu mengungkapkan pelaku yang berinisial N yang kini telah ditangkap dan diketahui dia itu adalah suami dari korban.

Peristiwa pembunuhan tersebut di jelaskan oleh Polisi “Pelaku menggunakan pisau dapur yang dibawanya dari rumah, setelah mendapatkan korban yang sedang bertugas pagi itu pelaku lansung masuk ke halaman sekolah.”

pelaku menjumpai korban dan langsung melakukan penusukan. Ibu guru tersebut seketika meninggal di tempat,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, AKBP Rudi Tri.

Sebelumnya Pembunuhan juga terjadi di Aceh Akibat Skandal Asmara Terlarang

Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Aceh bersama Satreskrim Polres Aceh Timur berhasil mengungkap pelaku pada pembunuhan Asrawati binti Ilyas (35), yang mayatnya ditemukan di Perkebunan Karet Desa Seunebok bayu, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, 14 Januari lalu.

Korban merupakan sosok perempuan bersuami, antara korban dan pelaku disebut memiiki skandal asmara terlarang.

Direktur Reskrimum Polda Aceh Kombes Pol Ade Hariantomelalui Kabid Humas Kombes Pol Winardy dalam keterangan persnya mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan sejumlah keterangansaksi, termasuk keluarga dan suami korban.

Berbekal keterangan tersebut, personel kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku berinisial MJ alias AM (58), yang merupakan warga Desa Pango, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.