Nagan Raya

Sengketa Lahan dengan Perusahaan Sawit, Warga Cot Mee: Pak Bupati Nagan Tolonglah Bantu Kami

“Yah, pak bupati dan wakilnya, pak Jamin– Chalidin tolonglah ‘kerling’ matanya sebentar ke Cot Mee,” kata salah satu warga Cot Mee

Foto | IST

ACEHSATU.COM | NAGAN RAYA – Masyarakat Desa Cot Mee menaruh harapan besar kepada Bupati Nagan Raya M Jamin Idham untuk membantu mereka menyelesaikan permasalahan sengketa lahan Gampong Cot Mee, Kecamatan Tadu Raya, KabupatenNagan Raya dengan  perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Fajar Baizury & Brother’s.

Ditengah kegusaran itu, salah seorang warga Gampong Cot Mee, kiranya menaruh harapan besar kepada rezim pemerintahan Jamin – Chalidin.

Harapan itu diumbar dalam pertemuan dan diskusi terkait, yang dilakukan di salah satu rumah warga di desa itu, Sabtu (28/4/2018).

“Kalau dibiarkan berlaru-larut, kapan selesainya kasus ini. HGU PT Fajar Baizury & Brother’s 2019 rumornya selesai, kalau dihitung sejak HGU-nya yang tahun 1990an itu. Kalau diperpanjang, mampuslah kita,” ujar seorang ibu yang enggan identitasnya diungkap ke media.

Bersebab itulah, ibu tersebut menaruh harapan besar kepada pemerintah setempat.

“Yah, pak bupati dan wakilnya, pak Jamin– Chalidin tolonglah ‘kerling’ matanya sebentar ke Cot Mee,” kata salah satu warga Cot Mie.

Untuk diketahui, sengketa lahan mulai mencuat pada tahun 1996, dimana PT. Fajar Baizuri & Brother’s pada saat itu menguasai lahan desa diluar HGU yakni lahan seluas ± 300 Ha milik desa Cot Mee Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya.

Medio 2015 lalu, kasus tersebut kembali mencuat kepermukaan seiring dikriminalisasinya empat warga desa tersebut dengan tuduhan pembakaran barak pekerja milik perusahaan.

Meski kasus sengketa lahan tersebut telah dibawa ke meja Kantor Staf Kepresidenan (KSP) akhir 2017 lalu, namun titik temu belum ditemukan.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top