Nanggroe

Senator Fachrul Razi: Stop Bully Irwandi, Hargai Kinerja KPK di Aceh

“Saya meminta agar kita tidak berspekulasi dan menyalahkan Gubernur yang sudah dipilih pada Pilkada 2017 lalu

FOTO | DOK.ACEHSATU

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Masyarakat Aceh beberapa hari ini dikejutkan dengan peristiwa penangkapan pejabat di wilayah Provinsi Aceh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tidak tanggung-tanggung, yang digelandang KPK ke Rasuna Said, Kuningan, Jakarta adalah orang nomor satu di Aceh, yakni Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh.

Bersama Irwandi, KPK juga mengangkut Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Menanggapi hal tersebut, Senator DPD RI asal Aceh, H. Fachrul Razi MIP menyatakan untuk menghentikan segala cemohan, bully atau penghinaan kepada Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan meminta menghormati proses hukum dan kinerja KPK di Aceh.

Ia menilai kehadiran KPK di Aceh positif dan sangat baik sebagai usaha pemberantasan penyalahgunaan keuangan daerah.

Namun dirinya juga menyampaikan agar polemik untuk menghujat atau menyalahkan Irwandi Yusuf sebagai Gubernur Aceh yang masih berstatus tersangka agar dapat dihentikan.

“Saya meminta agar kita tidak berspekulasi dan menyalahkan Gubernur yang sudah dipilih pada Pilkada 2017 lalu, tapi biarkan proses hukum yang berjalan dan asas praduga tak bersalah juga harus dikedepankan,” kata Fachrul kepada ACEHSATU, Senin (9/7/2018).

Penangkapan orang nomor satu di Aceh itu, lanjut Fachrul, harus didoakan sebagai orang yang sedang tertimpa musibah.

“Saya berdoa beliau diberikan kekuatan dan beliau dapat melalui proses hukum ini,” jelasnya.

Berkaitan dengan penangkapan orang nomor satu di Aceh, Fachrul Razi menilai bukanlah hal yang baru, sebelumnya Gubernur Aceh dimasa darurat militer juga pernah mengalami proses yang sama.

“Jadi saya pikir, jangan menganggap hal ini sesuatu yang luar biasa di Aceh, di beberapa provinsi lainnya juga mengalami hal yang sama, hanya saja kita sudah dari awal mewanti wanti agar hati hati dengan dana Otsus dan APBA,” Tegas Fachrul Razi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top