Sekjen DPR RI Ziarah Ke Makam Panglima GAM Tgk Lah Syafie Ie

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, berziarah ke makam Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Abdullah Syafi’i di Gampong Kayee Jatoe, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. 

Sekjend DPRI yang didampingi oleh Kabag Protokol Kesetjenan DPR RI, Najib Ibrahim, dan difasilitasi oleh Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, menziarahi makam mantan Panglima GAM itu pada Sabtu (26/6), mereka disambut oleh tokoh agama dan perangkat gampong setempat.

“Namun, kedatangannya tidak berlangsung lama, lebih kurang hanya dua jam, sesampai di pusara Tgk Lah rombongan berbincang bincang dengan tokoh masyarkat setempat kemudian melakukan zikir dan do’a bersama yang dipimpin oleh Waled Ridwan, tokoh agama setempat. kemudian setelah selesai samadiyah beliau mendengar cerita dari seorang anggota GAM dan juga pengawal Alm.

Tgk Abdullah Syafiie, Bang Surya Efendi, saat bergerilya hingga terlibat kontak tembak yang mengakibatkan Panglima GAM yang paling karismatik tersebut meninggal dunia ditahun 2002 bersama istri tercinta, penasehat dan pengawalnya,” kata Mahfuddin Ismail kepada, Minggu (27/6).

Dikatakan Mahfud, bukan tanpa alasan Indra Iskandar berziarah ke makam Panglima GAM itu, pasalnya, sekitar tahun 2000 silam, Indra termasuk orang yang terlibat menyambungkan pertemuan antara salah satu menteri dimasa Presiden Alm Abdurrahman Wahid (Gusdur) yaitu Alm Bondan Gunawan dengan Tgk Lah.

“Beliau (Indra Iskandar) sengaja datang ke Aceh karena memang sudah lama bercita-cita untuk mengunjungi makam Tgk Lah panggilan akrab alm Tgk Abdullah Syafi’i.

Pak Indra rindu akan almarhum yang sangat berkharisma dan menjadi tokoh penting dalam pergerakan ini.

Selain beliau adalah putra asal Aceh, beliau juga kenal baik dengan Tgk Lah pada masa konflik dulu, hari ini beliau hadir untuk mengenang kembali masa masa yang penuh persahabatan di masa lalu,” jelas Ketua DPRK Pidie itu.

Politisi Partai Aceh itu menambahkan, setelah berziarah ke makam Tgk Lah, sebelum berangkat ke Banda Aceh untuk kembali ke Jakarta, Sekjend DPR RI tersebut menyempatkan diri berziarah ke makam ulama Aceh, yakni Abu Daud Beureueh di komplek Masjid Al Mujahidin Beureuneun, Kabupaten Pidie.

“Sejarah Aceh penuh dgn pergolakan dari masa penjajahan Belanda, Jepang, orde lama, orde baru hingga era reformasi.

berziarah ke tokoh-tokoh Aceh yang pernah terlibat dalam pergolakan dan dinamika Aceh untuk selalu mengingatkan kita bahwa Aceh dibangun dari perjuangan panjang untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan.

Dan itu tidak boleh berhenti sampai terwujud Aceh yang benar-benar sejahtera dan berkeadilan,” pungkas Mahfud mengutip pernyataan Indra Iskandar.