Hukum

Sejumlah Nama Terima Aliran Dana Korupsi Pasar Modern Abdya, Siapa Mereka?

Namun Kajati belum mau menyebutkan sejumlah nama tersebut.

FOTO | ILUSTRASI

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Korupsi proyek pembangunan Pasar Modern di Aceh Barat Daya, senilai Rp 40 miliar lebih bersumber dari Dana Otsus Aceh saat ini masih dalam peyidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

Fakta terbaru yang terkuak, ada empat atau lima nama yang diduga menerima aliran dana dugaan pencucian uang kasus dugaan korupsi tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh Chaerul Amir kepada sejumlah wartawan usai pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Kejati Aceh, Kamis (9/8/2018).

Terkait nama-nama penerima aliran dana tersebut, menurut Kejati, ditemukan setelah adanya transkrip hasil analisis Tim PPATK yang saat ini sudah berada di Kejati Aceh.

Namun Kajati belum mau menyebutkan sejumlah nama tersebut.

Kenapa?

“Kami meminta publik untuk bersabar karena pihak Kejati Aceh masih menunggu analisis Tim PPATK terkait mekanisme transaksi keuangan tersebut,” katanya.

Dugaan sementara, uang mengalir dari kontraktor, tetapi masih perlu dukungan ahli dari Tim PPATK yang nanti bertindak juga sebagai saksi ahli.

Dikatakan, hasil analisis dari PPATK, ada aliran dana lebih dari 4 rekening, yang diduga menerima aliran dana yang cukup signifikan nilainya miliaran rupiah,” sebut Chaerul Amir. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top