Sejarah Hari Ini: Mangkatnya Wali Negara Aceh yang Terakhir

Sejarah Hari Ini: Mangkatnya Wali Negara Aceh yang Terakhir

ACEHSATU.COM – Hari ini, Rabu 3 Juni  2020, menjadi memori penting bagi segenap masyarakat Aceh.

Tepat pada tanggal 3 Juni 2010, sepuluh tahun lalu, Wali Negara Aceh, Dr. Teungku Hasan Muhammad di Tiro, M.S., M.A., LL.D., Ph.D mangkat pada usia 84 tahun di Banda Aceh.

Wali Negara Aceh ini lahir di Tiro, Pidie,  pada 25 September 1925.

Hasan Tiro adalah pendiri Gerakan Aceh Merdeka, sebuah gerakan yang memperjuangkan kemerdekaan Aceh dari Indonesia.

Dalam buku yang ditulis, Marianne Heiberg, Brendan O’Leary, dan John Tirman berjudul Terror, Insurgency, and State: Ending Protracted Conflicts, Hasan Tiro dianggap “Wali Negara Aceh”, karena merupakan keturunan ketiga Teungku Chik Muhammad Saman di Tiro, pahlawan nasional Indonesia yang memimpin perang melawan Belanda pada tahun 1890-an.

Fakta sejarah ini diperkuat dengan penemuan cap sikureung sebagai lambang Kerajaan Aceh Darussalam, yang ditemukan oleh Kapten Smicth setelah menembak mati Tgk Maad Muda pada 3 Desember 1910.

Kapten Smicth adalah komandan serdadu Belanda yang ditugaskan khusus untuk memburu seluruh keluarga Ditiro.

Dan Hasan Tiro adalah pewaris terakhir yang mengklaim sebagai Wali Neugara Aceh sesuai dengan silsilah ketiga dri darah ibunya.

LIHAT VIDEONYA:

Kisah Heroik Tiro Muda