SEJARAH HARI INI: 24 Tahun Tenggelamnya KMP Gurita, 54 Orang Meninggal, 284 Dinyatakan Hilang

ACEHSATU.COM | SABANG – Masih ingatkah anda peristiwa tenggelamnya KMP Gurita pada 19 Januari 1996?

Hari ini, 19 Januari 2020, musibah besar itu sudah berlalu 24 tahun lalu.

Seperti diketahui, KMP Gurita dalam pelayaran dari Pelabuhan Malahayati Krueng Raya ke Pelabuhan Balohan Sabang tenggelam di perairan Sabang.

Kapal naas itu membawa 378 orang.

Dalam peristiwa itu hanya 40 orang dapat diselamatkan, kemudian 54 orang ditemukan meninggal dunia.

Sedangkan 284 orang lainnya dinyatakan hilang.

“Tepat hari ini tanggal 19 Januari kita mengenang musibah tenggelam Kapal Gurita 24 tahun lalu,” kata Kepala Bagian Umum dan Humas Setda Kota Sabang Bahrul Fikri, Minggu (19/1/2020).

“Marilah sejenak kita berdoa kepada para syuhada tenggelamnya kapal KMP Gurita ini, semoga diterima segala amal ibadah dan ditempatkan di sisi Allah SWT,” katanya.

Pemerintah dan masyarakat Kota Sabang ikut doa bersama dan tabur bunga di atas kapal, mengenang 24 tahun tenggelamnya kapal penyeberangan KMP Gurita 19 Januari 1996.

Prosesi doa bersama dan penaburan bunga itu digelar oleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), di titik lokasi peristiwa tenggelamnnya KMP Gurita tersebut..

Dia menyebutkan warga yang ikut doa bersama merupakan ahli waris dari korban, serta para penumpang Kapal KMP Tanjung Burang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Ulelheu.

Katanya, peristiwa tenggelamnya KMP Gurita terjadi di perairan Ujoeng Seuke. KMP Gurita bertolak dari Pelabuhan Malahayati menuju Pelabuhan Balohan Sabang pada pukul 18.45 WIB.

“Saat itu tiga hari menjelang Bulan Ramadhan,” katanya.

Kronologi Lengkap Klik Hal 2 >>>>