Sebanyak 24 Hektare Tanaman Warga Cot Cantek Pidie Diubrak-abrik Gajah Liar

Gajah memasuki kebun pada sore hari, malamnya mereka mengubrak-abrik semua yang ada di kebun seperti merobohkan pohon kelapa, mengupas batang pohon dan memakan hasil dari tanama
Tamanan Produktif Warga di kawasan Lapangan Heli, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur Dirusak Kawanan Gajah Liar pada Rabu (30/09/2020) malam.

ACEHSATU.COM | Sigli – Kawanan gajah liar kembali mengubrak-abrik sebanyak 24 hektare tanaman produktif milik warga sejak lima hari yang lalu, di Desa Cot Cantek Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie. 

“Warga tidak berani ke kebun karena gajah masih bersembunyi di tengah kebun yang luasnya sekitar 24 hektare,” kata Sulaiman, Keuchik Gampong Cot Cantek, Jumat.

Sulaiman menjelaskan ratusan tanaman dirusak dan dipatahkan oleh gajah, bahkan sebahagian ada yang dimakan seperti pohon pinang, pohon kelapa, pohon nangka, pohon pisang serta rambutan. 

Menurut Sulaiman tanaman yang dirusak gajah tersebut sudah bisa di panen, tetapi kawanan gajah liar itu menghancurkan semua tanaman. 

“Ada beberapa tanaman yang dirobohkan gajah pada kebun warga jaraknya hanya 10 meter dengan penduduk,” tambah Sulaiman. 

Gajah memasuki kebun pada sore hari, malamnya mereka mengubrak-abrik semua yang ada di kebun seperti merobohkan pohon kelapa, mengupas batang pohon dan memakan hasil dari tanaman.

“Kami tidak berani berkebun dalam beberapa hari ini, takutnya gajah tiba-tiba muncul dan bisa membahayakan kami. Kami berharap adanya perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah sehingga dapat mengurangi konflik gajah dengan manusia,” Tutup Sulaiman.