Breaking News

Satukan Semua Seniman Aceh, Berikut Panitia HPI 2018 Banda Aceh

Undangan HPI Aceh 2018 cukup beragam, baik personal maupun kelembagaan formal/nonformal.

Foto | Putra

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Satukan Jiwa Melalui Puisi adalah tajuk utama yang disepakati oleh para seniman Aceh berbagai kalangan guna menyambut peringatan Hari Puisi Indonesia (HPI) Aceh 2018 pada Sabtu (10/11/2018) mendatang.

Pengarah HPI Aceh 2018 antaranya; Sulaiman Juned, Din Saja, Rafly Kande, Chairiyan Kande, Ibrahim Sembiring, T. Dadek, Saiful Bahri.

Dari rilis panitia kepada ACEHSATU.COM diketahui berdasarkan hasil rapat pada Minggu sore, (4/11/2018) yang dihadiri para seniman Aceh dari berbagai kalangan di Warung Kande Jalan AMD Batoh, ditetapkan jadwal dan panitia dengan susunan pengurus; Ketua Panitia Pelaksana HPI Aceh 2018 yakni Zulfikar (adik almarhum Maskirbi) bersama Wakil Ketua Panitia, Iwan Setiawan (Iwan Gayo).

BACA: Aceh Bersiap Gelar Peringatan Hari Puisi Indonesia 2018

Sekaligus menjadikan Warung Kande sebagai lokasi acara dan kesekretariatan jelang acara yang menugaskan Muhammad Rain untuk bidang kesekretariatan.

Para tim panitia HPI Aceh 2018 lainnya adalah Aan selaku staf manager, bidang acara Dindin Ahmad, desain oleh putra, bidang publikasi dibidangi oleh Win Ansar serta di bidang dokumentasi oleh Saniman Andikafri, Maksal Mina dan Misbah.

Undangan HPI Aceh 2018 cukup beragam, baik personal maupun kelembagaan formal/nonformal. Perhelatan malam baca puisi bersama akan menghadirkan para pembaca puisi kawakan yang menjadikan momentum HPI 2018 ini cukup signifikan dalam menjadikan puisi sebagai medium panggung kebersamaan.

BACA: Aceh Peringati Hari Puisi Indonesia 2018 Angkat Tema: Satukan Jiwa melalui Puisi

Para penyair maupun seniman Indonesia asal Aceh selain yang berdomisili di Banda Aceh turut diundang untuk membacakan karya-karya puisi mereka antaranya; Ibrahim Sembiring, Hasbi Burman (Presiden Rex), Jamal Abdullah, Jamal Sarif, Udin Pelor, Barlian AW, Yusup Bombang, Mustika Permana, Mahdalena (Dek Na).

Lalu ada; Eli Juarni, Rahmat Sanjaya, Ampuh Devayan, Nazar Syah Alam, Hendra Kasmi, Made In Made.

Berdasarkan notulen rapat panitia pelaksana HPI Aceh 2018, lembaga yang turut diundang untuk terlibat baik pemerintah maupun perorangan yakni; Aminullah​(Walikota Banda Aceh), Zainal Arifin ​(Wakil Walikota Banda Aceh), Amiruddin​(Kadisbudpar Aceh), Saridin (Kadisdik Aceh), (Kadisbupar Banda Aceh).

Tokoh pejabat publik dan akademisi yang juga terlibat selaku undangan antaranya; T. Irwan Johan​( DPRA), Dr. Mirza Irwansyah​(Rektor ISBI), Drs. Muhammad Muis M. Hum (Kepala Balai Bahasa), Rini​(Kepala BPNB), Agus Priatna (Balai Bahasa Aceh).

Komunitas-komunitas yang turut berkontribusi dalam HPI Aceh 2018 adalah; Teater NOL, Teater Rongsokan, Komunitas Seulawuet UIN, Komunitas Saleum UIN, Sanggar Buana, Komunitas Seni Tanda Tanya ISBI, FAM Jantho, Komunitas HOME Teater, Komunitas Seniman Muda, Sanggar Cempala Karya, Teater Alam, Komunitas Koda, Teater Bola, Komunitas Kanut Bu, Forum Lingkar Pena, Komunitas Jeunerop, Gema Sastrin, Kosma, Komunitas Tikar Pandan.

Sanggar Literasi Sekolah yang terlibat; SMA 10 Fajar Harapan, SMA 2 Banda Aceh, SMA 3 Banda Aceh, SMA 4 Banda Aceh, SMA 7 Banda Aceh, SMA Labschool, SMA Fatih Putri, SMA Alfiyan Aceh Besar, SMA 1 Lhoknga Aceh Besar, SMA Ali Hasmy Aceh Besar, SMK N 1 Mesjid Raya Aceh Besar. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top