Satu Tenaga Medis Abdya Kasus Positif Covid

Satu Tenaga Medis Abdya Kasus Positif Covid

ACEHSATU.COM | ABDYA – Perkembangan peningkatan kasus positif terbaru juga terjadi di Abdya.

Sebelumnya tercatat  empat kasus positif dan kini bertambah satu orang sehingga menjadi lima orang sejak 23 Juli 2020.

Satu kasus terbaru adalah DS (40), tenaga medis di Abdya, berdasarkan hasil pemeriksaan swab di Laboratorium Balitbangkes Aceh yang diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya, Selasa (28/7/2020) malam.

Sehingga, dari 27 sampel swab yang dikirim Dinkes Abdya ke Balitbangkes Aceh tiga hari lalu, seluruhnya sudah keluar hasil pemeriksaan.

Hasil pemeriksaan 20 sampel diterima Selasa (28/7/2020) petang, seluruhnya negatif. Tujuh sampel diterima Selasa (28/7/2020) malam, enam sampel negatif dan satu sampel dinyatakan positif Corona,” kata Safliati.

Sedangkan 37 sampel swab  lainnya masing-masing 10 sampel tenaga medis RSU TP yang dikirim hari Senin (27/7/2020) dan 27 sampel dikirim hari Selasa (28/7/2020), belum keluar hasil pemeriksaan swab dari Balitbangkes Aceh hingga Rabu (29/7/2020) siang.

Sebanyak 27 sampel swab yang dikirim Selasa untuk pemeriksaan dengan rincian 23 sampel swab tenaga medis RSU TP, ditambah 3 sampel swab kedua terhadap tiga positif dan satu sampel swab terhadap anak dari salah seorang warga positif dari Kecamatan Lembah Sabil.

Safliati yang juga Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Abdya menjelaskan, DS (40), tenaga medis yang dinyatakan positif Corona sudah menjalani isolasi di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 pada RSU TP Abdya lokasi Padang Meurantee, Kecamatan Susoh.

Dengan ditemukan satu kasus positif Corona, maka total kasus positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Abdya menjadi lima orang.

Satu orang diantaranya, Mar (63) warga salah satu desa Kecamatan Lembah Sabil, meninggal dunia dalam perjalanan rujukan menuju RSUZA Banda Aceh tanggal 21 Juli 2020 lalu atau sebelum keluar hasil pemeriksaan swab.

Perkembangan kasus

Tiga postif Corona lainnya, dua orang diantaranya masih dirawat di Ruang Isolasi Covid-19 RSU TP sejak sepekan lalu, yaitu VY (27), warga salah satu desa Kecamatan Susoh dan dan MM (40), warga salah satu desa Kecamatan Babahrot Aceh Barat Daya.

Sedangkan satu lagi warga positif Covid-19, yaitu MS (55), istri dari almarhum Mar (63), masih  menjalani isolasi di rumah salah satu desa Kecamatan Lembah Sabil. MS belum dibawa ke ruang isolasi Covid-19 RSU TP karena sedang berkabung atas meninggal dunia suaminya.

Safliati menjelaskan, MS menjalani isolasi di rumah karena secara kebetulan salah seorang anaknya merupakan seorang dokter sehingga bisa membantu penanganan sesuai protokol kesehatan di rumah.

Setelah keluar hasil pemeriksaan swab salah seorang tenaga medis RSU TP Abdya  dinyatakan positif Corona, para medis rumah sakit pelat merah itu semakin cemas.

Sebab, kekhawatiran mereka bahwa ada tenaga medis terpapar Corona setelah terjadi kontak dengan pasien positif menjadi terbukti.

Mereka mendesak pimpinan ‘Rumah Sakit Korea’ itu untuk menjalani rapid test massal dan diikuti pengambilan  sampel swab terhadap seluruh tenaga medis berjumlah 800 orang lebih guna diuji di laboratorium Balitbangkes Aceh.

Beberaap tenaga medis setempat menjelaskan, rapid test dan pengambilan sampel swab agar tidak dibatasi terhadap dokter dan perawat yang terjadi kontak dengan pasien positif Covid-19.

Namun dilakukan terhadap seluruh tenaga medis sehingga hasilnya segera diketahui. (*)

LIHAT JUGA: