Satu Orang CJH Aceh Asal Nagan Raya Gagal Berangkat, Ini Penyebabnya

Wahidin juga menambahkan, jumlah jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Nagan Raya yang berangkat pada tahun ini berjumlah 36 orang. 
satu jamaah calon haji asal Nagan Raya gagal berangkat ke Tanah Suci, ini sebabnya
Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, HM Jamin Idham menepungtawari jamaah calon haji (JCH) di Masjid Agung Baitul 'Ala di Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Kamis (16/6/2022).

ACEHSATU.COM | Nagan Raya – Satu orang CJH Aceh asal Nagan Raya gagal berangkat, ini penyebabnya.

Satu orang jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini akibat sakit.

“JCH yang gagal berangkat ini merupakan jamaah perempuan,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Nagan Raya, Aceh H Wahidin, Sabtu.

Ia menjelaskan, JCH yang tidak disebutkan namanya tersebut kemungkinan besar akan diberangkatkan pada musim haji tahun depan, bersama dengan suaminya.

Baca juga: Sebanyak 1.568 Jamaah Haji Aceh Telah Berada di Madinah dan Masuk Pemondokan

Wahidin juga menambahkan, jumlah jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Nagan Raya yang berangkat pada tahun ini berjumlah 36 orang. 

Namun karena ada satu orang JCH yang sakit, total jamaah yang diberangkatkan pada tahun ini menjadi 35 orang, dan tergabung dalam kloter lima gelombang kedua.

Ke-35 jamaah calon haji asal Nagan Raya tersebut dijadwallkan akan bertolak ke Arab Saudi melalui Embarkasi Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar pada Ahad (19/6) dini hari sekira pukul 03.15 WIB.

Baca juga: Farah Calon Jamaah Haji Aceh Termuda Dari Kota Lhokseumawe

“Untuk kondisi seluruh jamaah saat ini dalam kondisi sehat, dan semua jamaah saat ini sudah berada di Asrama Haji Banda Aceh,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Nagan Raya HM Jamin Idham mengingatkan kepada seluruh JCH yang akan berangkat ke Arab Sadi, agar benar-benar menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci. 

Menurutnya dengan menjaga kesehatan, maka para jamaah dapat melaksanakan ibadah dan rukun haji dengan lancar tanpa ada kendala apa pun.

Kemudian ia juga meminta pada JCH agar dapat meninggalkan semua kebiasaan buruk dan melupakan semua hal yang tidak baik, serta senantiasa berdoa dan beribadah karena Allah SWT, imbaunya.