Satu Lagi Pengungsi Rohingya Meninggal Dunia di Lhokseumawe

Satu lagi Rohingya dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia, Kota Lhokseumawe, Kamis (10/9/2020), sekitar pukul 07.15 WIB.
Jenazah warga Rohingya di Kamar Mayat, Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Aceh Utara, Kamis (10/9/2020)(RSUCM Aceh Utara).

ACEHSATU.COM | LHOKSEUMAWE – Satu lagi Rohingya dilaporkan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia, Kota Lhokseumawe, Kamis (10/9/2020), sekitar pukul 07.15 WIB.

Pria bernama Hilal (22) mengembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat di RSU Cut Mutia.

Sebelumnya, Khalimah, salah seorang imigran etnis Rohingya yang baru mendarat di perairan Lhokseumawe beberapa waktu lalu, meninggal dunia.

Khalimah meninggal di pengungsian Balai Latihan Kerja (BLK) Desa Meunasah Mee Kandang Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, Selasa (8/9/2020) sekitar pukul 18.45 WIB.

Kepala Bagian Humas RSUD Cut Meutia Jalaluddin, kepada wartawan di Lhokseumawe mengatakan,

Dikatakan, pemuda Rohingya yang terdampar di perairan Lhokseumawe itu meninggal dunia karena menderita penyakit sesak nafas dan hernia.

“Dia (Hilal) meninggal dunia setelah tiga hari dirawat di rumah sakit,” katanya.

Ia menyebutkan kini jenazah masih di RSU Cut Mutia dan sudah dilakukan fardhukifayah.

Jenazah pemuda etnis Rohingya tersebut akan dimakamkan di TPU Kuta Blang Kota Lhokseumawe.

Sebelumnya juga telah diberitakan telah meninggal satu orang warga muslim Rohingya bernama Nur Khalimah, 21 tahun, dengan jenis kelamin perempuan di camp pengungsian BLK Lhokseumawe, Selasa (8/9) lalu.

Khalimah merupakan salah seorang pengungsi Rohingya berjenis kelamin perempuan yang berusia 21 tahun.

Jenazah gadis Rohingya itu telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kuta Blang Kota Lhokseumawe, pada Rabu (10/9) kemarin. (*)