Satu dari Tiga Korban Tenggelam di Kuala Bubon Ditemukan Tak Bernyawa

Satu dari Tiga Korban Tenggelam di Kuala Bubon Ditemukan Tak Bernyawa

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Satu dari tiga korban yang sebelumnya tenggelam di Pantai Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat berhasil ditemukan pada Kamis (28/5/2020) pagi sekira pukul 07.15 WIB.

Identitas korban atas nama Munawarah (15) merupakan warga asal Desa Masjid, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas menemukan jasad gadis remaja itu berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal saat dinyatakan tenggelam.

Korban sebelumnya tenggelam terseret arus bersama lima orang korban lainnya pada Rabu sore sekira pukul 18.00 WIB saat sedang mandi di kawasan wisata Pantai Kuala Bubon-Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.

“Alhamdulillah, satu orang korban tenggelam atasnama Munawarah sudah berhasil kita temukan,” kata Kepala Basarnas Banda Aceh Budiono diwakili Koordinator SAR Pos Meulaboh, Budi Darmawan, Kamis pagi dikutip Antara.

Pihaknya masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap dua orang korban lainnya yang kini masih dinyatakan hilang, masing-masing Riski Saputra (10), serta Aila Nazura (13) yang diduga saudara kandung korban.

Sedangkan seorang laki-laki bernama T Samsuardi (42) diduga ayah ketiga korban berhasil selamat dan sejak Rabu (37/5/2020) malam menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat di Meulaboh.

BACA JUGA: Tenggelam di Kuala Bubon, Warga Pidie Ini Berhasil Selamat, Tiga Anaknya Belum Ditemukan

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga asal Pidie terdiri dari ayah dan tiga orang anaknya dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Wisata Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (27/5/2020) petang.

Dari keempat korban tenggelam, hanya sang ayah yang dinyatakan selamat. Sedangkan tiga lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

“Korban yang tenggelam ini informasinya satu keluarga, terdiri ayah dan anak-anaknya,” kata Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Raja Samidan, dikutip dari Antara di Meulaboh, Rabu malam.(*)