Satgas Covid Langsa Mulai Rapit Antigen Pengunjung Warkop

"Dalam operasi tersebut bentuk pelanggaran yang menonjol yang ditemukan pihaknya dilapangan berupa warga yang tidak menggunakan masker sebanyak 12 orang, melanggar kerumunan dengan tidak menjaga jarak" Kabag Ops Polres Aceh Tamiang, Kompol Dheny Firmandika SIK
Rapit Pengunjung Warkop
Petugas operasi yustisi penanganan Covid-19 Kota Langsa melakukan tes swab antigen kepada pengunjung warung kopi, sejak dua hari lalu. Acehsatu.com/ist

Satgas Covid Langsa Mulai Rapit Antigen Pengunjung Warkop

ACEHSATU.COM [ LANGSA – Satgas penanganan Covid-19 di Kota Langsa melakukan rapit tes antigen kepada pengunjung warung kopi di kota itu. 12 warga dilakukan rapid tes di dua lokasi terpisah hasilnya negatif, sejak dua hari lalu.

Operasi yustisi Satgas Covid-19 tersebut terdiri dari TNI/POLRI, Satpol PP/WH, operasi tersebut menindak lanjuti Peraturan Walikota Langsa nomor 31 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 diwilayah Kota Langsa.

Dalam operasi tersebut tim menyasar pusat keramaian seperti warung kopi, dan Lapangan Merdeka Kota Langsa.

Perwira Seksi Operasi Kodim 0104/Aceh Timur, Kapten Inf Ahmad Suheri kepada wartawan mengatakan, dalam operasi yustisi kali ini tim gabungan berhasil menindak 12 pelanggar protoko kesehatan yang mengabaikan anjuran pemerintah untuk menerapkan 3M karena tidak menggunakan masker serta mengunjungi pusat keramaian yang dapat menimbulkan kerumunan.

Petugas operasi yustisi penanganan Covid-19 Kota Langsa melakukan tes swab antigen kepada pengunjung warung kopi, sejak dua hari lalu. Acehsatu.com/ist

“Rapid tes antigen dilakukan di dua lokasi terdiri dari lima warung kopi  dan Lapangan Merdeka,  mendapati 12 pelanggara Prokes  dan langsung dilakukan tes swab antigen dengan hasil negatif, ujarKapten Ahmad.

Ditambahkan Kabag Ops Polres Langsa, Kompol Dheny Firmandika SIK,  dalam operasi tersebut bentuk pelanggaran yang menonjol yang ditemukan pihaknya dilapangan berupa warga yang tidak menggunakan masker sebanyak 12 orang, melanggar kerumunan dengan tidak menjaga jarak.

Penerapan protokol kesehatan menjadi kunci pencegahan penyebaran Covid-19 disamping peran aktif masyarakat sangat membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.(*)