Sambut Kunjungan Menteri Agama, Bupati Usulkan MAN Model di Bireuen

Hal itu dikemukakan Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH Msi saat menerima Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Fachrul Razi dengan memakaikan kain Radhik dan kopiah Aceh.
MAN Model di Bireuen
Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi memakaikan kain Ridhak ke bahu Menteri Agama, Jenderal (Purn) Fachrul Razi SIP SH MH, tiba di Pendopo Bupati, Sabtu (12/12/2020) siang. (Foto: Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM)

MAN Model di Bireuen

ACEHSATU.COM | BIREUEN – MAN Model di Bireuen jadi harapan Pemkab Biruen kepada Menteri Agama, Fachrul Razi.

Hal itu dikemukakan Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH Msi saat menerima Menteri Agama Republik Indonesia, Jenderal (Purn) Fachrul Razi dengan memakaikan kain Radhik dan kopiah Aceh.

Penyambutan Menteri Agama RI dalam rangka kunjungan kerjanya ke Aceh didampingi ibu menteri Ani Sulistiowati dan rombongan dirangkai peusijuk dan temu ramah singkat, di Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu (12/12/2020) pukul 14:00 WIB.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi ditanyai sejumlah wartawan selesai menerima kunjungan Menteri Agama RI mengikuti protokol kesehatan sangat ketat itu, menjelaskan penyambutan kedatangan Menteri Agama, dilakukan secara sederhana mewakili dua simbol adat dan agama, yaitu dengan memamaikan kain Ridhak sering dipakai teungku dan kyai di pesantren, dibahu Menteri Agama dan juga kopiah Aceh.

Dijelaskan Bupati, kedalam pertemuan itu turut melaporkan terkait Bireuen sebagai Kota Santri.

“Saya laporkan juga kepada bapak menteri, jika melihat kami semua memakai kain sarung, ini karena Bireuen telah ditetapkan Kota Santri,” jelasnya.

Selain itu melaporkan terkait pendidikan khususnya pendidikan berada dibawah Kementerian Agama, dibeberapa institut agama islam butuh peningkatan sumber daya manusia (SDM).

MAN Model di Bireuen
Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi memakaikan kain Ridhak ke bahu Menteri Agama, Jenderal (Purn) Fachrul Razi SIP SH MH, tiba di Pendopo Bupati, Sabtu (12/12/2020) siang. (Foto: Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM)

Termasuk juga daya saing anak-anak di MAN, MTsN, MIN masih sangat rendah, di Kabupaten Bireuen, membutuhkan adanya MAN IT atau berbasis teknologi atau MAN model yang memiliki sistem boarding school.

“Alhamdulillah, Bapak Menteri Agama RI tadi meresponnya, dan juga meminta kami mempersiapkan yang dibutuhkan dan juga meminta kami ke Kementerian Agama nanti disambut disana, membicarakan lebih lanjut,” ungkap Bupati Muzakkar.

Dalam pertemuan tersebut Menteri Agama selain fokus terkait dengan pendidikan, juga tentang kerukunan umat beragama dan berharap kerukunan umat dapat terus terjaga dengan baik.

Bupati Bireuen Muzakkar A Gani turut menjelaskan kedatangan Menteri Agama ke Aceh dalam rangka kunjungan kerja ke IAIN Lhokseumawe dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh, selesai di Pendopo Bupati, dilanjutkan kunjungan ke Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga.

“Menteri Agama berkunjung ke Bireuen ingin melihat tingkat pengembangan pendidikan agama, juga menjadi bagian tugas Kementerian Agama,” terangnya. (*)