Ini kondisi warga Beureunuen di Ukraina

Salah Satu warga Aceh Yang Berada di Ukraina, Ini Kondisinya !

ACEHSATU.COM | Sigli – Arif Fazila (28) salah satu warga Aceh yang berasal dari Beureunuen Kabupaten Pidie sedang berada di Ukraina guna menempuh pendidikan spesialis dokter penyakit dalam.  Sejak invansi Rusia terhadap negara Ukraina 2 pekan lalu pendatang dari berbagai negara harus di deportasi mengingat keselamatan yang tidak terjamin. Salah satu diantara banyak warga Indonesia yang berada disana harus … Read more

ACEHSATU.COM | Sigli – Arif Fazila (28) salah satu warga Aceh yang berasal dari Beureunuen Kabupaten Pidie sedang berada di Ukraina guna menempuh pendidikan spesialis dokter penyakit dalam. 

Sejak invansi Rusia terhadap negara Ukraina 2 pekan lalu pendatang dari berbagai negara harus di deportasi mengingat keselamatan yang tidak terjamin.

Salah satu diantara banyak warga Indonesia yang berada disana harus menunggu KBRI untuk memberangkatkan mereka keluar dari Ukraina yaitu warga Aceh.

Selain itu juga KBRI berkerja ekstra dalam membawa pulang warga Indonesia, dan alhmdulillah KBRI juga di bantu oleh Penerbangan Garuda Indonesia

Baca Juga: AS Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemerintah Indonesia Atas Setujui Resolusi PBB Soal Ukraina

“Alhamdulillah Arif Fazila dalam keadaan baik dan berhasil di evakuasi ke Romania dari Ukraina,” kata Razali, Ayah Kandung Arif Fazila kepada media melalui Whatsapp, di Malaysia, Jumat.

Razali menjelaskan ketika Arif dalam perjalanan di evakuasi dari Ukraina menuju Romania, sangat  berbahaya karena sedang terjadi peperangan antara Ukraina dengan Rusia. 

Baca Juga: Vladimir Putin Pemimipin Rusia Serius Ingin Melancarkan Serangan Nuklir, Benarkah !

“Perjalanan menuju Romania dimulai dari Kyiv masuk ke Moldova melalui jalur darat sekitaran 20 jam perjalanan,” katanya.

Ia mengatakan mereka sudah sampai dengan selamat ke Romania sekitaran empat hari yang lalu, kini Arif beserta 13 rekan lainnya harus menjalani karantina di Romania selama seminggu karena positif COVID-19 saat di KBRI Kyiv.

awalnya Arif berserta rekannya di rencana akan di evakuasi ke Polandia, namun karena keadaan dan perjalanan ke Polandia lebih berbahaya maka pihak KBRI memutar haluan via Moldova ke Romania yang kini ditempatinya.

Ia mengatakan putranya selalu memberi kabar setiap jam pada dirinya dan sangat bersyukur putranya telah di tangani oleh pihak KBRI dengan sangat baik. 

Ia berharap Arif pulang ke Malaysia, meskipun pemerintah akan menanggung sampai kampung asalnya yaitu di desa Rambong Meunasah Cot Kecamatan Mutiara Timur Kabupaten Pidie. 

“Saya meminta Arif pulang ke Malaysia karena keluarga berada di Malaysia,” katanya. 

Kini keluarga Arif menetap di Malaysia di Gampong Taman Medan sedang menjalani usaha buahan-buahan.

AcehSatu Network
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.