https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

ACEHSATU.COM Polisi akhirnya mengungkap motif di balik pembunuhan sadis terhadap Yulia (42) yang mayatnya ditemukan terbakar di dalam mobil, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pelaku berinisial EP (30) ternyata tega menghabisi nyawa Yulia karena ditagih utang. Berapa besarnya?

“Pengembangan (utang pelaku ke korban) Rp 145 juta,” ujar Direskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Wihastono, seperti dilansir detik.com, Jumat (23/10/2020).

Pemberangkatan jenazah Yulia, korban pembunuhan di Sukoharjo, Kamis (22/10/2020). Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom

Lebih lanjut, Wihastono melalui pesan singkat kepada wartawan menjelaskan berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban juga menginvestasikan sejumlah uang di bisnis yang dijalankan pelaku.

“Investasi Rp 100 juta, hutang pribadi Rp 45 juta,” lanjutnya.

Polisi menjelaskan awal mula pembunuhan sadis ini ketika Yulia datang ke rumah EP di Desa Ngesong, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah untuk menagih uangnya. Namun Yulia justru dihabisi oleh pelaku di dalam kandang ayam di rumahnya dengan hantaman linggis.

Diberitakan sebelumnya, mayat Yulia ditemukan terbakar di dalam mobilnya yang terparkir di halaman toko material bangunan di Dukuh Cendono Baru RT 4/7 Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo Selasa (20/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Awalnya terdapat seorang warga yang melihat kepulan asap dari satu unit mobil dan ternyata setelah dipadamkan, ada sesosok mayat perempuan di bagian belakang mobil.

Polisi menggelar olah TKP penemuan mayat Yulia dalam kondisi terbakar dalam mobil di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah Rabu (21/10/2020). (Foto: Sri Hartono/detikcom)

Sejumlah saksi telah diperiksa polisi mulai dari keluarga hingga warga yang menemukan mobil dan mayat terbakar di Sukoharjo.

Dari olah TKP, polisi sempat mengungkap ada selotip di tangan korban. selain itu dari autopsi diketahui, korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan benda tumpul. (*)

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik