Saat Digali, Bayi Malang Itu Masih Hidup dan Menangis..

ACEHSATU.COM | ACEH TENGAH – Berita heboh baru saja terjadi di Aceh Tengah, tepatnya di di Kampung Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah. Seorang ibu tiba-tiba diketahui menguburkan bayinya hidup-hidup di belakang rumahnya. Kejadian itu terjadi pada Senin (31/9/2020) kemarin. Kejadian tragis itu awalnya diketahui oleh seorang anak berusia 10 tahun. Saat itu ia … Read more

ACEHSATU.COM | ACEH TENGAH – Berita heboh baru saja terjadi di Aceh Tengah, tepatnya di di Kampung Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Seorang ibu tiba-tiba diketahui menguburkan bayinya hidup-hidup di belakang rumahnya. Kejadian itu terjadi pada Senin (31/9/2020) kemarin.

Kejadian tragis itu awalnya diketahui oleh seorang anak berusia 10 tahun.

Saat itu ia sedang berjalan di belakang rumah terduga ibu pelaku penguburan anak.

Lihat videonya di bawah ini yang beredar di media sosial:

https://www.instagram.com/p/CEjxVj2FWmW/?utm_source=ig_embed

Bocah berusia 10 tahun itu lalu melaporkan adanya keanehan pada timbunan tanah kepada neneknya.

Mendapat informasi dari nenek bocah 10 tahun, warga ramai-ramai mendatangi lokasi kejadian.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial facebook dan instagram, terlihat warga sedang menggali timbunan tanah yang di dalamnya ditemukan bayi dikubur hidup-hidup.

Ketika ditemukan timbunan tanah tersebut, ternyata ada seorang bayi yang baru saja dilahirkan dalam kondisi terkubur.

Duh, ternyata sang bayi itu masih hidup dan menangis.

Lantas warga segeraa melarikan ke RSUD Datu Beru.

Sampai di rumah sakit, sang bayi pun meninggal dunia.

Polisi pun langsung bertindak.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat SIK melalui Kasatreskrim Iptu Agus Riwayanto Diputra SIK MH Selasa (1/10/2020) mengatakan, kasus tersebut terindikasi pembunuhan, bukan aborsi.

Agus mengatakan, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh karena belum memeriksa tersangka.

Tersangka saat ini sedang dalam kondisi pemulihan di RSUD Datu Beru Takengon.

“Tersangka masih di rumah sakit. Nanti kita koordinasi lagi dengan dokter apakah sudah bisa kita bawa ke Polres nanti,” kata Agus kepada wartawan.

Kasus menghebohkan itu sontak mengejutkan publik di Aceh.

Hingga kini, ACEHSATU belum mendapatkan informasi seputar motif pelaku tega melakukan aksinya yang kejam. (*)

AcehSatu Network
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Optio, neque qui velit. Magni dolorum quidem ipsam eligendi, totam, facilis laudantium cum accusamus ullam voluptatibus commodi numquam, error, est. Ea, consequatur.