oleh

Saat Arena Car Free Day ‘Dikuasai’ Anak Berkebutuhan Khusus

Azka Attaullah, saat unjuk kebolehan bermain keyboard dan bernyanyi. | ACEHSATU.COM/ HENDRA ISRA
Azka Attaullah, seorang anak penyandang disabilitas unjuk kebolehan bermain keyboard dan bernyanyi. | ACEHSATU.COM/ HENDRA ISRA

Laporan Hendra Isra
ACEHSATU.COM, LANGSA – Ada yang menarik saat pemandangan jalan raya berubah menjadi ruang publik, warga tumpah ruah. Mereka menikmatinya dengan menggelar beraneka rupa kegiatan, mulai dari senam hingga pertunjukan seni.

Begitu setidaknya yang tergambar pada momen Car Free Day (CFD) di Kota Langsa, Minggu (17/4/2016). Bahkan, penampilan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) kota Langsa di bawah binaan Siti Komariah Spd selaku kepala sekolah, kian menambah kesemarakan CFD.

Dalam penampilannya pagi itu di Lapangan Merdeka, Kota Langsa, sejumlah anak-anak berkebutuhan khusus tampak percaya diri memperagakan kebolehannya masing-masing. Azka Attaullah misalnya. Putra salah seorang Wakil Ketua DPRK Langsa ini dengan lincahnya memainkan alat musik keyboard sambil mendendangkan lagu.

Ratusan warga yang hadir di arena CFD tampak antusias, bahkan ada yang terlihat terharu berlinangkan air mata menyaksikan ketrampilan anak-anak penyandang disabilitas dalam acara tersebut. Karena selain bermain musik, anak-anak SMPLB juga ada yang membacakan puisi.

Faisal, ayah Azka Attaulah mengatakan, sebagai orang tua dirinya selalu memotivasi dan memberikan dorongan kepada anaknya yang berkebutuhan khusus agar senantiasa belajar hidup mandiri. Kekurangan mereka bukan sebuah halangan untuk mengukir prestasi dan menggapai cita-cita.

“Saya harap masyarakat tidak lagi memandang mereka sebelah mata, sekalipun mereka kekurangan,” ucapnya lirih.

Faisal menilai, kemampuan yang ditunjukkan anak-anak SMPLB Kota Langsa tidak terlepas dari peran para guru dan pembimbing mereka. Dia berharap agar pemerintah Kota Langsa dapat lebih memperhatikan guru-guru pada sekolah.

“Susah mencari guru yang mampu untuk mengajar anak-anak berkebutuhan khusus. Diantaranya pak Trico Prasetyo dan pak Oki Pandra. Saya berterima kasih,” ucapnya lagi.(*)

Komentar