Rumah Warga Alue Rambong Juli Rusak Dihantam Longsor

Sebagian bangunan rumah milik keuchik dan dapur warga di Dusun Rambong Unoe, Gampong Alue Rambong, Kecamatan Juli, Bireuen, amblas karena dampak luapan air sungai ekses hujan, sejak Jumat (11/12/2020) malam.
Rumah Warga Alue Rambong Juli
Kapolsek Juli Ipda Syafaruddin SH didampinggi Keuchik Alue Rambong dan anggota berada dirumah keuchik telah rusak ekses longsor, Sabtu (12/12/2020) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Rumah warga Alue Rambong Juli rusak akibat tebing sungai dihantam longsor.

Sebagian bangunan rumah milik keuchik dan dapur warga di Dusun Rambong Unoe, Gampong Alue Rambong, Kecamatan Juli, Bireuen, amblas karena dampak luapan air sungai ekses hujan, sejak Jumat (11/12/2020) malam.

Kerusakan tambah parah dan kedua rumah terancam ambruk, dan juga satu rumah warga lainnya terancam kena imbas longsor.

Pemkab Bireuen diharap segera membangun tanggul pengaman tebing sungai di lokasi pinggir jalan sekitar Km 15 lintas Bireuen-Takengon.

Harapan tersebut disampaikan Keuchik Alue Rambong, Efendi (37) yang ditemui Acehsatu.Com, didampingi Kapolsek Juli Ipda Syafaruddin SH dan anggota di lokasi, Sabtu (12/12/2020) pagi.

Rumah Warga Alue Rambong Juli
Kapolsek Juli Ipda Syafaruddin SH didampinggi Keuchik Alue Rambong dan anggota berada dirumah keuchik telah rusak ekses longsor, Sabtu (12/12/2020) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Dijelaskan Keuchik, lahan dipinggir sungai dibelakang dan samping rumahnya terjadi longsor sejak tiga bulan terakhir, sampai sekarang ini tanah dan lantai belakang rumah semi permanen miliknya keuchik, bertahap rusak amblas jatuh ke sungai.

Begitupun Keuchik Efendi bersama istri Darmawati (36) bersama dua anak masih tinggal dirumah telah rusak itu.

“Longsor tebing sungai ini sudah tiga bulan sampai hari ini, rumah saya rusak pelan-pelan,” jelasnya.

Dikatakan juga dari posisi semula lahan telah longsor jatuh ke sungai itu sekitar 6 meter. Dampak hujan dan juga luapan air sungai Jumat (11/12/2020) malam, juga telah rusak amblas sebagian lantai dapur kontruksi kayu belakang rumah permanen milik Sudirman (40) tetangganya keuchik.

Apabila longsornya pinggir sungai terus meluas, juga terancam rusaknya rumah Mulyadi (30) disebelah rumah Sudirman, jelas Keuchik Efendi, dan kerusakan itu telah beritahukannya kepada dinas terkait dan berharap segera ditangani.

Selain itu, dampak dari luapan air sungai terjadi semalam jumat malam, satu unit jembatan besi ambruk di Dusun Alue Teungoh Km 17, diterjang luapan air bah mengalir dari pegunungan Pinto Angen tembusnya ke Alue Phon Krueng Simpo.

“Kami juga mengharapkan agar jembatan yang rusak itu dapat diperbaiki karena itu digunakan sebagai jalur penyeberangan oleh masyarakat menuju ke kebun yang berada disekitarnya,” ungkap Keuchik.

Sementara Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat SH SIK MSi melalui Kapolsek Juli Ipda Syafaruddin SH didampingi anggota ditemui bersamaan di lokasi juga berharap, kerusakan longsor pinggir sungai itu dapat ditangani mencegah kerusakan meluas.

Kapolsek Juli juga turut mengimbau bagi warga sekitar rumahnya berada dekat dengan pinggiran sungai, supaya dapat tetap berhati-hati, dari kondisi terjadinya longsor saat ini musim hujan sekarang ini, sebutnya. (*)