Rumah Terbakar di Paya Cut, Dinsos Serahkan Bantuan Masa Panik

Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial, menyerahkan bantuan masa panik kepada Said Sulaiman (59) korban pemilik rumah terbakar di Dusun Almuslim, Gampong Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Minggu (29/11/2020) selepas magrib.
Rumah Terbakar di Paya Cut
Staf Dinsos serahkan bantuan masa panik kepada Said Sulaiman pemilik rumah terbakar di Paya Cut Peusangan, Bireuen, Minggu (29/11/2020) malam. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Sebuah rumah terbakar di Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Bireuen.

Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial, menyerahkan bantuan masa panik kepada Said Sulaiman (59) korban pemilik rumah terbakar di Dusun Almuslim, Gampong Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Minggu (29/11/2020) selepas magrib.

Pantauan Aceh Satu.Com di Tkp, bantuan berbagai kebutuhan bahan makanan, pakaian, perlengkapan shalat, alat dapur dan lainnya, diserah Kepala Dinas Sosial Bireuen Mulyadi SE MM diwakili oleh Staf Fajrinur SPdI dan anggota Tagana Dinsos.

Sebelumnya ditanyai awak media ini Kabid Rehabilitasi dan Jaminan Perlindungan Sosial, Faisal Kamal S.Sos mengatakan, saat terjadi bencana dinas sosial selalu hadir dan juga menyalurkan bantuan masa panik bentuk perhatian Pemkab Bireuen, membantu meringankan beban korban.

Said Sulaiman didampingi keluarga dan warga saat penyerahan, berterimakasih atas bantuan diberikan Pemkab Bireuen melalui Dinsos. “Sementara kami tinggal dirumah adik,” ujar pak Said Sulaiman, ditanyai Acehsatu.Com dilokasi.

Seperti diberitakan sebelumnya. Rumah Warga Paya Cut Peusangan dikabarkan hangus terbakar saat ditinggal pergi pemiliknya, Minggu (29/11/2020) sekitar pukul 13.50 WIB.

Rumah Terbakar di Paya Cut
Staf Dinsos serahkan bantuan masa panik kepada Said Sulaiman pemilik rumah terbakar di Paya Cut Peusangan, Bireuen, Minggu (29/11/2020) malam. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Rumah konstruksi permanen habis terbakar, berada di Dusun Almuslim, Gampong Paya Cut, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen.

Sejauh ini belum diketahui pasti asal usul api, warga melintas dilokasi terkejut saat melihat api sudah menyala besar dibagian bekas kantin diteras depan rumah korban Said Sulaiman (59) pensiunan pegawai inspektorat Setdakab Bireuen.

Keterangan diperoleh di tkp, tiga sepeda motor terbakar, tidak ada korban dalam peristiwa menimbulkan kerugian materil dialami korban. Api cepat dipadamkan petugas Pemadam Kebakaran dari Posko Kota Bireuen dan Pos Kutablang dibantu anggota TNI-POLRI dan masyarakat.

Sekdes Paya Cut Mahyar (31) dan warga yang ditanyai Acehsatu.Com mengatakan, belum mengetahui pasti dari mana asal usul apinya, saat kejadian kondisi rumah kosong, korban dan anaknya sudah pergi tidak ada di rumah.

Tiba-tiba saja warga yang sedang melintas dilokasi melihat kobaran api sudah besar menyala diteras luar bekas kantin depan rumah korban dan secepatnya dilaporkan warga ke Koramil Peusangan, jelasnya.

Said Al Asyaf (20) anak korban ditanyai Acehsatu.Com di tkp didampingi anggota keluarga, juga mengatakan saat kejadian dia juga tidak dirumah, saat pulang sampai dirumah kondisi kobaran api dilihat sudah membesar didepan rumah.

Anggota piket Koramil 06 Peusangan Serka Muzakir kepada Acehsatu.Com di tkp mengatakan, mendapat laporan dari warga rumah warga di Paya Cut terbakar.

Serka Muzakir langsung meminta bantuan ke petugas pemadam di Posko Pembantu Kutablang dan 10 menit mobil pemadam tiba di tkp, disusul dari Pos Kota Bireuen.

“Menerima laporan warga saya langsung telpon minta bantuan ke Pos Pemadam Kutablang dan langsung ke tkp bersama warga mengamankan jalan jalur masuk mobil pemadam menuju tkp,” terang Serka Muzakir.

Akibat kebakaran itu kondisi rumah korban habis terbakar termasuk tiga unit sepeda motor berada di bagian teras depan rumah yaitu Vespa, Vario, dan CRF, jelasnya.

Sementara pemilik rumah, Said Sulaiman (59) ditanyai Acehsatu.Com sesaat tiba dihalaman rumah didampingi oleh warga mengatakan, saat itu sedang pergi ke Lhokseumawe, kemudian menerima kabar rumahnya terbakar.

Rumah permanen tersebut ditempatinya bersama istrinya Mariani (52) dua anaknya yaitu Said Munandar Akbar dan Said Al Asyaf, jelasnya. (*)