Rumah Amal Unsyiah Bantu Alat Usaha untuk Masyarakat Lam Glumpang

Rumah Amal Unsyiah menyalurkan bantuan peralatan usaha bagi masyarakat dhuafa bagi masyarakat Desa Lam Glumpang, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Selasa (24/8/2021).
Rumah Amal Unsyiah
Foto Seuthia Ananda/ACEHSATU.com

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Rumah Amal Unsyiah menyalurkan bantuan peralatan usaha bagi masyarakat duafa bagi masyarakat Desa Lam Glumpang, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, Selasa (24/8/2021).

Ketua Panitia Pelaksana, Wirdah Irawati SE MSc membuka acara yang merupakan bagian dari upaya penguatan usaha ekonomi masyarakat miskin yang dilakukan Rumah Amal Unsyiah.

Dr. Alaili selaku Dosen Peternakan Universitas Syiah Kuala sekaligus yang mewakili Rumah Amal dari Bidang Fundraising menyampaikan bahwa program ini merupakan program awal dari pemberdayaan ekonomi masyarakat dhuafa.

Ditambahkan, sejak tahun 2016 Rumah Amal sudah melaksanakan berbagai macam program, namun dalam program pemberdayaan masyarakat belum banyak dilakukan.

Dalam pelaksanaannya, Rumah Amal mengajukan 26 proposal dan alhamdulillah tembus 14 proposal. Karena program ini adalah program zakat, jadi salah satu kriterianya adalah mereka yang wajar menerima zakat,” kata  Alaili.

Rumah Amal Unsyiah
Foto Seuthia Ananda/ACEHSATU.com

Selain itu, ia juga berharap program ini dapat berlanjut ke depannya.

“Secara ekonomi kita bisa berdaya dan secara Islam tentunya program ini dapat menyucikan harta serta menambah keberkahan bagi yang memberi,” tuturnya.

Sementara itu, Fakhrurazi Amir menjelaskan tentang pentingnya merek pada suatu produk, dimana merek sangat penting untuk memudahkan para konsumen dalam menemukan produk sesuai dengan kualitas.

Kualitas dari pada produk merupakan salah satu bagian terpenting dan nomor satu dalam menjalankan suatu usaha, yang mana kualitas dari suatu produk sangat menentukan tingkat kepuasaan konsumen dan menjadi suatu ciri khas dari produk itu sendiri.

Selain itu , ia juga menjelaskan terkait dengan segmentasi pasar dimana pasar adalah tempat jual beli atau tempat terjadinya kegiatan transaksi antara penjual dan pembeli.

Dalam hal tersebut segmentasi pasar terbagi menjadi dua yaitu, segmentasi geografis yang menentukan tempat berjalannya suatu usaha  dan segmentasi demografis adalah ketika kita membagi pasar menjadi kelompok-kelompok berdasarkan usia, pekerjaan dan lainnya.

“Akhir kata, harapan dari adanya program ini semoga dapat membantu masyarakat khususnya yang berada di desa Lam Glumpang, Kecamatan Ulee Kareng,” pungkas Wirdah selaku ketua pelaksana program tersebut. (*)