Rp31,5 Miliar untuk Biaya Pilkada Kota Banda Aceh 2022

KIP Kota Banda tetapkan besaran biaya Pilkada 2022
ILUSTRASI - Anggaran pilkada kota Banda Aceh tahun 2022 mencapai Rp31,5 miliar

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Banda Aceh baru akan digelar pada tahun 2022 mendatang. Meski begitu, Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat telah menetapkan besaran biaya yang bakal dihabiskan untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota di ibu kota Provinsi Aceh itu

Untuk pelaksanaannya, KIP Kota Banda Aceh merencanakan anggaran mencapai Rp31,56 miliar. Jumlah itu belum termasuk kebutuhan pengadaan alat pelindung diri sebagai upaya penerapan protokol kesehatan COVID-19.

Ketua KIP Kota Banda Aceh, Indra Milwady mengatakan anggaran pilkada tersebut sudah diajukan untuk dua tahun anggaran, yakni 2021 dan 2022.

“Anggaran pilkada sudah kami ajukan ke Pemerintah Kota Banda Aceh. Namun, kami belum tahu kapan pembahasannya,” kata Indra Milwady kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (13/8/2020).

Dia menjelaskan, penyusunan anggaran pilkada didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan.

Anggaran yang diajukan akan digunakan untuk pembentukan lembaga ad hoc seperti panita pemilihan tingkat kecamatan dan desa, serta kelompok pemungutan suara.

Termasuk juga untuk membiayaan pendaftaran pemilih, penetapan, pemutakhiran data pemilih, logistik, sosialisasi, kampanye, bimbingan teknis, serta kegiatan lainnya.

Pilkada Serentak

Pelaksanaan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kota Banda Aceh periode 2022-2017 akan digelar secara serentak bersama pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dan Pilkada beberapa kabupaten/ kota lainnya di Aceh.

Karenanya, tahapan Pilkada Kota Banda Aceh disesuaikan dengan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang kewenangannya ada KIP Provinsi Aceh.

Dalam pelaksanaannya, Pilkada di Aceh berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, yang salah satunya mengatur tentang pilkada yang wajib digelar lima tahun sekali. (*)