oleh

Rp 1, 2 Miliar Eumpang Balum

-Editorial-1.130 views
Paket sembako Pemerintah Aceh. Foto Istimewa

Rp 1, 2 Miliar Eumpang Balum

PEMERINTAH Aceh sudah menyalurkan sembako untuk masyarakat Aceh dalam program Jaring Pengaman Sosial Covid-19 di Aceh.

60.000 paket sembako tekah disalurkan dengan serapan anggaran senilai 14, 1 miliar rupiah.

Tidak tangung-tanggung pemerintah Aceh telah menghabiskan anggaran Rp 1,2 miliar untuk pengadaan 60.000 unit goody bag alias eumpang balum yang disablon logo Pemerintah Aceh.

Harga per unit sampai Rp 20 ribu.

Harga tersebut ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Aceh Nomor: 900/10/15/2020.

Dibiayai melalui Anggaran Tidak Terduga (ATT) yang dialokasikan melalui Dinas Sosial Provinsi Aceh. Ditetapkan 1 April 2020 oleh Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Goody bag (eumpang balum) itu dipergunakan sebagai wadah untuk membungkus 60.000 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga miskin yang terdampak akibat krisis covid-19.

Isi per paket itu berupa beras 10 kilogram, empat kaleng ikan sarden ukuran 425 mg, 2 kilogram gula pasir, dua kilo minyak goreng dan satu kotak mis instan.

Per paket senilai 200 ribu.

Bantuan sembako selalu menjadi tumpuan masyarakat miskin, apalagi di tengah situasi pandemi ini.

Nah, hal yang patut dikhawatirkan adalah proses penyaluran, dan validasi data penerima.

Dan yang lebih mengkhawatirkan jika Eumpang Balum itu berubah menjadi Eumpang Breueh bagi sebagian oknum.

Karena itu, Pemerintah Aceh harus menyalurkan bantuan itu secara transparan dan tepat sasaran.

Jika ada oknum yang menyelewengkan bantuan, tidak perlu segan untuk memberi tindakan tegas.

Karena Eumpang Balum memang bukan Eumpang Breueh. (*)

 

Indeks Berita