Respon LSI Dan Poltracking Terkait Elektabilitas AHY Pasca Insiden “Kudeta”

poltracking-ahy

ACEHSATU.COM – DPP Partai Demokrat angkat bicara menanggapi soal adanya desakan yang mendorong Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mundur dan digantikan posisinya oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko. Selain itu Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas diminta jadi Sekjen.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, menilai, desakan yang meminta AHY mundur dari jabatannya lantaran dinilai tak bisa mendongkrak elektabilitas partai merupakan tindakan halusinasi.

“Minta kepemimpinan AHY diganti karena tidak mampu mendongkrak elektabilitas Partai Demokrat, ini lebih halu lagi,” kata Herzaky saat dihubungi, Jumat (26/2/2021).

Herzaky mengklaim, selama Demokrat dipimpin oleh AHY justru mengalami peningkatan elektabilitas. Peningkatan tersebut terjadi hingga akhir 2020 lalu.

Hasil Survey LSI Evaluasi Publik terhadap Kondisi Nasional dan Peta Awal Pemilu 2024

Kehidupan ekonomi masyarakat, seiring dengan masih seriusnya masalah kesehatan, masih menjadi tantangan yang tidak mudah, baik bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari maupun bagi pemerintah dalam memberikan respons berupa berbagai kebijakan untuk mengatasinya.

Bersamaan dengan itu, agenda-agenda pemerintahan di bidang politik tetap berjalan. Dengan keputusan pemerintah dan DPR untuk menghentikan proses revisi undang-undang pemilu, arena untuk pemilu 2024 sudah lebih jelas. Para aktor yang akan berkompetisi di dalamnya tampak mulai bersiap-siap.

Menurut hasil survey LSI pada simulasi tertutup 14 nama AHY menempati posisi ke -6

Hasil Survey LSI 2021

Respon Poltracking Menanggapi Tudingan Kepada Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membantah tudingan Agus Harimurti Yudhoyono soal kudeta Partai Demokrat. Moeldoko menyatakan pertemuannya dengan beberapa kader Demokrat hanya silaturahmi biasa.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda pun menilai Moeldoko harus terus memberikan penjelasan setransparan mungkin jika memang dirinya tak terlibat dalam persoalan Partai Demokrat. Sementara AHY diimbau untuk memberikan bukti jika memang benar Moeldoko terlibat dalam kudeta Partai Demokrat.

Hanta Yuda menilai geger isu kudeta Partai Demokrat ini hanya masalah internal. Namun, AHY sengaja mencari musuh bersama dalam hal ini pemerintah untuk menyelesaikan masalah internal partai.

Menurut Poltracking, partai Demokrat kini berada di urutan tiga besar berdasarkan hasil berbagai survei nasional. Di lain kesempatan AHY menyatakan “Keberhasilan ini merupakan kerja keras seluruh kader, dengan berkah dan rahmat Tuhan Yang Maha Besar. Mari kita tingkatkan dengan kerja keras dan soliditas kader,” dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2/2021).