Remaja Palestina Kembali Jadi Korban Aksi Brutal Tentara Israel di Tepi Barat

Sebelumnya, dua remaja lainnya juga menjadi korban tewas dalam kurun waktu 10 hari terakhir di Tepi Barat.
aksi brutal Israel
ILUSTRASI - Remaja Palestina Kembali Jadi Korban Aksi Brutal Tentara Israel di Tepi Barat. | Foto: Zaki Alfarabi/detik.com

ACEHSATU.COM | TEPI BARAT – Remaja Palestina Kembali Jadi Korban Aksi Brutal Tentara Israel di Tepi Barat.

Peristiwa kekerasan tentara Israel kembali terulang, kini menimpa seorang remaja Palestina yang masih berusia 14 tahun. Sebelumnya, dua remaja lainnya juga menjadi korban tewas dalam kurun waktu 10 hari terakhir di Tepi Barat.

Dilansir dari detik.com, seorang remaja Palestina dilaporkan tewas ditembak pasukan Israel di wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Militer Israel menyebut remaja Palestina itu ditembak setelah melemparkan bom molotov.

Seperti dilansir AFP, Rabu (23/2/2022), Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya menyebut penembakan itu terjadi di area Bethlehem pada Selasa (22/2) waktu setempat.

“Mohammad Shehade (14) tewas akibat tembakan pasukan Israel di Al-Khader,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Palestina.

Dua remaja lainnya dilaporkan tewas dalam kurun waktu 10 hari terakhir di Tepi Barat, yang kerap menjadi lokasi insiden mematikan semacam ini. Seringkali insiden itu melibatkan bentrokan antara warga Palestina dan tentara Israel.

Dalam pernyataannya, militer Israel mengonfirmasi kematian seorang warga Palestina, yang disebut sebagai salah satu dari tiga tersangka yang ‘melempar bom molotov ke arah pengendara yang melintas, membahayakan nyawa mereka’.

Disebutkan militer Israel bahwa tentaranya ‘melakukan aktivitas kontraterorisme’ di area Al-Khader, di mana banyak kendaraan sipil yang menjadi target serangan objek yang terbakar selama sebulan terakhir.

“Tentara beroperasi untuk menghentikan mereka, menembak ke arah salah satu tersangka yang melemparkan bom molotov ke arah kendaraan yang melintas. Tersangka terkena tembakan itu,” demikian pernyataan militer Israel.

Militer Israel menyatakan bahwa tentara yang ada di lokasi berusaha memberikan pertolongan pertama, namun tersangka akhirnya meninggal dunia.

Israel menduduki wilayah Tepi Barat sejak perang tahun 1967 silam. Sejak saat itu, sekitar 475 ribu pemukim Yahudi pindah ke wilayah tersebut dan tinggal di komunitas yang dianggap ilegal di bawah hukum internasional, bersama nyaris 2,9 juta warga Palestina.

Kematian remaja Palestina itu terjadi sepekan setelah tentara Israel menembak mati seorang remaja Palestina lainnya, juga di Tepi Barat, dalam apa yang digambarkan saksi mata sebagai konfrontasi antara demonstran dan tentara Israel. Remaja Palestina yang tewas diidentifikasi sebagai Nehad Bargouthi (19).

Dua hari sebelum itu, seorang remaja Palestina lainnya juga tewas usai terkena tembakan tentara Israel di kota Jenin, Tepi Barat.

Remaja bernama Mohammed Abu Salah (17) terkena tembakan dalam bentrokan yang pecah saat tentara Israel menghancurkan rumah seorang warga Palestina yang dituduh membunuh pemukim Yahudi pada Desember lalu. (*)