Rektor, Wakil Rektor, dan Dekan Fakultas Teknik USK Terpapar Corona

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, Wakil Rektor IV Prof. Dr. Hizir dan Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Taufik Saidi, M.Eng terpapar Covid-19.
Rektor Universitas Syiah Kuala
Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Samsul Rizal (ANTARA/HO)

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH — Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, Wakil Rektor IV Prof. Dr. Hizir dan Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. Taufik Saidi, M.Eng terpapar Covid-19.

Hasil itu diketahui berdasarkan hasil Swab-PCR tanggal 6 dan 7 Februari 2021.

Ketua Satgas Covid-19 USK, Prof. Dr. Ir. Marwan kepada media mengatakan, kondisi beliau-beliau ini dalam keadaan baik dan saat ini cukup menjalani isolasi mandiri serta tetap beraktivitas seperti biasa dengan bekerja dari rumah.

Sebelum ini sejumlah kolega kita juga telah terpapar Covid-19, sehingga total kasus positif Covid-19 di USK adalah 141 orang sejak Maret 2020.

Terkait hal ini pula, pihaknya menghimbau bagi siapapun yang pernah kontak erat dalam tiga hari terakhir, untuk segera melakukan uji swab atau isolasi mandiri di rumah selama satu minggu.

“Mari kita berdoa kepada Allah SWT agar mereka semua yang sedang terpapar Covid-19 dapat segera sembuh dan kita diberikan lindungan dalam beraktivitas. Walaupun angka harian kasus minim sejak November 2020, kita semua diharapkan tetap waspada dengan selalu wajib menjalankan protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dalam setiap aktivitas sehari-sehari di kampus dan di luar kampus,” katanya.

Ditambahkan, pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan. Di antaranya, harus terbiasa dengan suasana kenormalan baru dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan demi keselamatan bersama.

Meskipun demikian, aktivitas kampus diharapkan dapat terus berjalan.

Rektor Universitas Syiah Kuala
Rektor Universitas Syiah Kuala Prof Samsul Rizal (ANTARA/HO)

Pembelajaran Semester Genap 2020/2021 yang direncanakan akan mulai pada Senin 15 Februari 2021 dan sebagian kegiatan perkuliahan/praktikum sejenisnya akan berlangsung secara tatap muka, serta sebagian lagi secara daring.

“Kami menghimbau kepada dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan agar dapat menjaga diri sebaikmungkin dari wabah ini,” kata Prof Marwan.

Caranya adalah dengan membiasakan diri untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas jika tidak terlalu mendesak.

“Selain semua ikhtiar tersebut, kita juga tidak lupa untuk terus berdoa agar diberikan kesehatan dan kekuatan serta memohon kepada Allah agar wabah ini bisa segera berakhir,” demikian Prof. Dr. Ir. Marwan. (*)