Rektor IAIN Langsa: Akreditasi Bentuk Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi

Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Basri, MA menyatakan bahwa akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem penjaminan mutu eksternal PT.
Rektor IAIN Langsa
Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Basri, MA. Foto Istimewa

Rektor IAIN Langsa: Akreditasi Bentuk Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi

ACEHSATU.COM | LANGSA – Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Basri, MA menyatakan bahwa akreditasi merupakan salah satu bentuk sistem penjaminan mutu eksternal PT.

Selain itu dari akreditasi itu pula PT bisa lebih memacu diri serta mengambil peluang untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi.

“Saat ini telah diterimanya hasil dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ( BAN- PT) terhadap dua Program Studi (Prodi) IAIN Langsa,” ujar Dr. H. Basri, MA, kepada wartawan Selasa (01/12/2020).

Dijelaskannya,  asessmen lapangan yang dilakukan oleh tim Assesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) secara daring (23-24 November 2020) terhadap dua Program Studi (Prodi) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa memperoleh hasil Akreditasi B.

“Alhamdulillah walaupun baru pertama kali dilakukan Asesmen Lapangan, hasilnya sangat baik, untuk Prodi Ilmu Hadist mendapatkan akreditasi B dan Prodi Hukum Keluarga Islam pada Program Pascasarjana juga mendapat akreditasi B,”ujar Rektor.

Dijelaskannya tahun 2020 ini IAIN Langsa mengajukan 10 Prodi untuk dilakukan Asessment Lapangan kepada pihak BAN PT.

Rektor IAIN Langsa
Rektor IAIN Langsa, Dr. H. Basri, MA. Foto Istimewa

“Enam Prodi untuk Asesment Lapangan perdana dan empat Prodi lagi untuk Reakreditasi, dua Prodi sudah membuahkan hasil yang baik,”imbuh Rektor.

Menurutnya , IAIN Langsa terus berupaya meningkatkan mutu layanan dan kualitas pendidikan untuk melahirkan alumni yang profesional sesuai dengan disiplin ilmu.

“Salah satu upaya yang kita lakukan adalah dengan memenuhi semua standar akademik sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan BAN PT,” ucap Basri.

Ditambahkannya, akreditasi juga bisa memberikan manfaat pada semua pihak, baik itu pemerintah, calon mahasiswa atau orang tua, pasar kerja nasional maupun internasional, organisasi penyandang dana, dan bagi perguruan tinggi atau program studi yang bersangkutan.

“Melalui akreditasi, pemerintah bisa lebih mudah menjamin mutu PT dan tenaga kerja yang lulus dari PT yang sudah terakreditasi. Selain itu juga pemerintah bisa mendapatkan informasi mengenai PT untuk menentukan beasiswa atau hibah yang akan diberikan bagi institusi dan mahasiswanya” tegas Rektor yang juga Alumni HMI ini. (*)