Razia Warnet, Satpol PP Temukan Struk Transper Uang di Meja Kamputer

Razia Warnet, Satpol PP Temukan Struk Transper Uang di Meja Kamputer

ACEHSATU.COM [ KUALASIMPANG –  Aparat Satuan polisi Pamong Praja dan Polisi Syariat Islam atau wilayatul hisbah (Satpol PP/WH) Aceh Tamiang melakukan razia dengan menyisir warga yang bermain judi online tengah malam di sejumlah warnet di Aceh Tamiang,  Kamis (28/5/2020)

Dalam razia tersebut petugas Satpol PP/WH menemukan sejumlah struk bukti pengiriman uang di meja komputer pengunjung salah satu warnet yang diduga berkaitan dengan judi online. Petugaspun mengamankan pemilik dan tiga pengunjung di lokasi tersebut.

Kasatpol PP/WH Aceh Tamiang, Asmai melalui Kabid Penegakan dan perundang -undangan daerah, Mustafa Kamal kepada Acehsatu.com, Kamis (28/6/2020) mengatakan, razia tersebut dalam rangka mencegah warga agar tidak melakukan aktifitas judi online dan menyisir pelajar yang masih berada diluar rumah saat tengah malam, mulai pukul 22.30 Wib sampai pukul 01.000 Wib.

“Razia semlam yang kita lakukan di tiga warnet, dua di Kota Kualasimpang dan satu di karang Baru,” ujarnya.

Dari razia tersebut, jelas Mustafa, diketahui dua warnet di Kota Kualsimpang memiliki izin namun sudah kadaluarsa  sedangkan warnet di Karang Baru terungkap tidak memiliki izin sehingga pemilik dan tiga pengunjung warnet diamankan petugas.

Pihaknya juga mensinyalir pengunjung di salah satu warnet ada yang membuka situs judi onlie, dibuktikan dengan banyaknya ditemukan struk bukti transper uang di meja komputer pengunjung warnet.

“Struk tersebut ada yang transper uang pada pagi hari ada ada juga pada malam hari,” ujarnya.

Karena tidak memiliki izin, pemilik dan tiga pengunjung salah satu warnet kita amankan bersama perangkat komputer  ke Markas Satpol PP/WH Aceh Tamiang untuk dilakukan pembinaan serta pemiliknya diminta mengurus izin Warnet

Pada kesemptan tersebut, Kasatpol PP/WH Aceh Tamiang menghimbau pelajar agar tidak bermain di warnet terlebih dalam kondisi pandemi covid-19 namun menggunakan waktu mengerjakan tugas-tugas sekolah yang diberikan guru di rumah.

Begitu juga dengan pemilik warnet agar memantau pengunjungnya untuk tidak membuka situs yang dilarang seperti  situs judi online atau situs lainnya yang dilarang, serta mengurus izin operasi Warnet tersebut.(*)