Ratapan Ksatria Anak Kopelma

Silahkan kau enyahkan kami dari rumah-rumah kelahiran dan gampong halaman kami, Kopelma Darussalam. Tapi jangan kau hancurkan rumah-rumah tempat kami dilahirkan dan jangan pula kau kenyapkan kampung halaman kami, yang telah berjasa membesarkan kami dan para pembesar negeri, termasuk dirimu sendiri.

Ditulis Dr.Fuad Rahmatillah, MA (Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh)

Silahkan kau enyahkan kami dari rumah-rumah kelahiran dan gampong halaman kami, Kopelma Darussalam.

Tapi jangan kau hancurkan rumah-rumah tempat kami dilahirkan dan jangan pula kau kenyapkan kampung halaman kami, yang telah berjasa membesarkan kami dan para pembesar negeri, termasuk dirimu sendiri.

Pelihara dan rawatlah gampong halaman kami dan rumah- rumah kelahiran kami apa adanya. Boleh para penghuninya terus silih berganti, sesuai masanya.

Karena gampong, gedung-gedung tua dan rumah-rumah tua kami adalah sebuah Heritage Sites, atau situs warisan, yang merupakan ukiran karya agung para pendahulu, para pejuang pendidikan Aceh, baik warisan kebendaan (tangible) maupun nonbenda (intangible) yang telah berjasa melahirkan para pembesar Aceh hingga saat Ini, sejak 25 tahun lalu.

Masihkah pikiran warasmu mampu bekerja, untuk berpikir nembangun yang baru tanpa menghancurkan yang tua?

Tidak pernahkah kau pelajari dr bangsa- bangsa Islam dan non Islam, yang telah kau datangi, yang ada di timur dan di barat, tentang bagaimana merawat masa lalu dan mendulang butir- butir hikmahnya, dari warisan para pendahulu dalam satu wilayah Heritage Sites.

Dan tidakah lagi kewarasan yang mampu menghindarkan dirimu dari aksi-aksi membangun dangan menghancurkan yang sungguh merupakan perbuatan jahiliyah yang zalim dan penuh kesia-siaan dan kemubaziran…???

Ilmu-ilmu manakah lagi yang kau belum pelajari atau justru kau ingin dustakan dan khianati ?
Wallahu’alam bish-shawaaab.