ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Kepala Gampong Namo Buaya Kecamatan Sultan Daulat menjawab terkait ambruknya talut Masjid At-Taqwa sejak januari lalu adalah murni faktor alam, karena pekerjaan itu telah sesuai perencanaan.

Rahmad Sagala (kiri) dan Jamal Limbong (kanan) Ketua BPG Namo Buaya saat konfrensi pers terkait ambruknya talut Masjid At-Taqwa (Rinto/ACEHSATU.COM)

Hal itu disampaikan Rahmad Sagala, kepada ACEHSATU.COM, Kamis (8/8/2019) melalui siaran persnya.

“Kita telah membuat laporan berita acara kepada Kepala Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) terkait ambruknya talut itu yang disebabkan oleh faktor alam,” Aku Rahmad.

Selain itu, ia berjanji talut tersebut akan di ia perbaiki seperti semula karena mengingat talut itu untuk infrastruktur Masjid tempat ibadah di desanya.

“Lagian ini kan talut Masjid, saya akan upayakan tahun 2019 ini akan diperbaiki. Namun kan kita masih mencari solusi sumber dananya”, Kata Kepala Gampong itu yang didampingi Ketua BPG.

Ketua BPG Namo Buaya, Jamal Limbong

Hal senada juga disampaikan Jamal Limbong, ia juga telah berkordinasi dengan kepala Gampong untuk mencari solusi perbaikan talut yang jebol itu.

“Saya telah sampaikan kepada Pemerintah desa tentang jebolnya talut Masjid itu. Kepala desa telah sepakat untuk memperbaiki talut tersebut. Kita berharap Masyarakat bersabar, Pemerintah desa berjanji tahun 2019 ini akan dibangun kembali,” Kata Jamal.

Jamal berharap Masyarakat untuk tidak membesar besarkan masalah ini, karena pihaknya akan terus mendesak Pemerintah desa agar berupaya perbaikan talut yang dimaksud. (*)