Ragam Penghargaan Pencegahan Covid-19 Warnai Peringatan HKN di Bireuen

Peringatan HKN di Bireuen diwarnai dengan penyerahan ragam penghargaan terkait pencegahan Covid-19 oleh Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi diwakili Sekda Ir Zulkifli Sp, Sabtu (28/11/2020).
Peringatan HKN di Bireuen
Sekda Bireuen, Ir Zulkifli Sp dan pejabat terkait foto bersama dengan penerimaan penghargaan HKN ke-56 tahun 2020, di Aula Setdakab Lama, Sabtu (28/11/2020) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Peringatan HKN di Bireuen

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Peringatan HKN di Bireuen diwarnai dengan penyerahan ragam penghargaan terkait pencegahan Covid-19 oleh Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi diwakili Sekda Ir Zulkifli Sp, Sabtu (28/11/2020).

Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 tahun 2020, di Kabupaten Bireuen.

Kegiatan diikuti asisten, anggota DPRK, dan 150 peserta jajaran Dinas Kesehatan, RSUD dr Fauziah, pimpinan RS Swasta, dan juga ketua organisasi profesi, lembaga pendidikan kesehatan, serta lintas sektor, digelar mengikuti protokol kesehatan, Sabtu (28/11/2020) pagi di Aula Setdakab Lama.

Peringatan HKN di Bireuen
Sekda Bireuen, Ir Zulkifli Sp dan pejabat terkait foto bersama dengan penerimaan penghargaan HKN ke-56 tahun 2020, di Aula Setdakab Lama, Sabtu (28/11/2020) pagi. (Foto : Rahmat Hidayat/ACEHSATU.COM).

Keterangan diperoleh Acehsatu.Com, dari Ketua panitia HKN Bireuen, Ners Kafrawi SKep MKes menjelaskan, penghargaan diberikan kepada, Khairiah SKM, ASN yang berdedikasi tinggi dalam pengendalian Covid-19 di Bireuen.

Azhari SKM, ASN berdedikasi tinggi dalam pengendalian TB Paru/Kusta, Ema Ratna Furi SKM, ASN berdikasi tinggi dalam penyehatan lingkungan.

UPTD Dinas Kesehatan Puskesmas Juli 2, terbaik melaksanakan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19. Gampong Karieng Kecamatan Peusangan, sebagai gampong peduli kesehatan dimasa Pandemi Covid-19, Gampong Pinto Rimba Peudada mewakili 30 gampong yang akan mendapatkan penghargaan sebagai desa odf/stop buang air besar sembarangan.

Aon Cincau pemilik sarana produsen makanan yang kooperatif, berkomitmen dalam keamanan pangan. UPTD Dinas Kesehatan Puskesmas Jeumpa dan Puskesmas Peudada Puskesmas yang mendapatkan predikat utama pada Re-Akreditasi tahun 2020.

Ruang Neurologi RSUD dr Fauziah ruang rawat inap dengan kelengkapan dokumen rekam medik terbaik. Ruang mata dan poli mata RSUD dr Fauziah Bireuen, sebagai ruang rawat inap dan ruang rawat jalan dengan tingkat kepuasan pasien terbaik, ruang saraf penerapan PPI terbaik.

Pesantren Ummulqura Indonesia Bireuen, pesantren yang mendukung upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 katagori pendidikan madrasah atau satuan pendidikan terintegrasi dengan pesantren tingkat nasional tahun 2020, rincinya.

Sekda Berikan Apresiasi

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi diwakili Sekda Ir Zulkifli Sp memberi apresiasi terhadap seluruh para penerima penghargaan, baik petugas kesehatan dan sampai desa berprestasi di HKN ke-56 ini.

Selain itu berharap agar petugas semua sektor yang ada mulai Puskesmas, Pustu, sampai Poskesdes terus berkerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar kita dapat menjamin masyarakat sehat, imbuhnya.

Lanjut Sekda, seperti dikatakan Kadinkes, untuk mencapai indek keluarga sehat, dan sudah ada instruksi Bupati Bireuen Nomor 4 tahun 2020, tentang gampong berisehati menuju Bireuen kabupaten sehat 2022, ini tugas dan tanggung jawab bersama dinas terkait, bukan Dinas Kesehatan saja.

Sebelumnya, Kadinkes Bireuen, dr Irwan A Gani mengatakan, dalam kondisi Pandemi Covid-19, kegiatan HKN digelar diruangan dengan mengikuti protokol kesehatan, diikuti 150 peserta dari jajaran Dinkes, RSUD dr Fauziah dan unsur terkait lainnya.

Pembangunan kesehatan di Bireuen, perlu kerja keras kita semua, karena ada dua isu penting menjadi perhatian nasional yaitu presentase angka stunting anak balita dari data survei mencapai 32,9 persen dan angka kematian ibu 16 orang tahun 2019.

“Menindaklanjuti kedua isu penting ini, kita telah mengupayakan berbagai langkah stategis dan inovatif, diantaranya kegiatan Me Bu Gateng untuk ibu hamil, penetapan kematian ibu dan bayi sebagai kejadian luar biasa,” ungkapnya.

Selain dua isu itu, Kabupaten Bireuen juga memiliki tantangan besar terkait indeks keluarga sehat, capaian saat ini baru 0,179 persen dan masih jauh tertinggal dengan kabupaten/kota lainnya di Indonesia dan Aceh.

“Hal ini juga menjadi Pr kita bersama dalam upaya untuk dapat meningkatkan capaian indeks keluarga sehat menuju Bireuen Kabupaten Sehat tahun 2022,” terang dr Irwan A Gani. (*)