oleh

Raffi Ahmad Berencana Barter Oplet Si Doel dengan Rolls-Royce Miliknya

-Nasional-373 views

Raffi Ahmad Berencana Barter Oplet Si Doel dengan Rolls-Royce Miliknya

ACEHSATU.COM – Rano Karno dan Raffi Ahmad berencana melakukan pertukaran (barter) kendaraan oplet Si Doel dengan Rolls-Royce Ghost Series I. Hal itu dikonfirmasi oleh kedua belah pihak di akun instagram-nya masing-masing. Bahkan bang Doel di akun instagram @si.rano membuat jajak pendapat (polling) untuk meminta persetujuan netizen terhadap proses barter kedua mobil tersebut.

Dikutip dari detikcom, Berbicara soal spesifikasi, mobil Rolls-Royce milik Raffi Ahmad merupakan Ghost Series I AT, keluaran 2011. Jika menilik di aplikasi Cek Ranmor DKI, mobil dengan pelat nomor B 1 RFT itu memiliki nilai jual Rp 2.565.000.000. Sementara untuk pajak kendaraannya Rp 65.728.200, dengan SWDKLLJ Rp 143.000. Dilihat dari legalitasnya, mobil asal Inggris itu punya masa pajak hingga 22/6/2020, dengan masa berlaku STNK sampai 22/6/2022.

Sebagai informasi, Rolls-Royce Ghost Series I dibekali mesin 6.600cc, V12, dengan sistem transmisi otomatis 8 percepatan. Mesin itu mampu menghasilkan tenaga puncak 562 dk di putaran mesin 5.250 rpm dan torsi 780 Nm pada putaran mesin 1.500 rpm.

Beralih ke oplet tua Si Doel, merupakan jenis Morris Minor 1000 Traveller. Morris sendiri adalah merek Inggris yang sudah eksis sejak 1920-an. Ada banyak versi yang menjelaskan riwayat penamaan oplet. Ada yang menyebut oplet adalah kependekan dari Opel Let (Opel Kecil). Versi lain menyebutkan nama oplet lahir karena konon orang Indonesia kesulitan menyebut Chevrolet, merek mobil AS, yang eksis di Indonesia bersama era Morris.

Rano Karno pernah menjelaskan jika Morris Minor 1000 Traveller 1957 miliknya dibeli tanpa surat-surat lengkap, karena sekadar untuk properti syuting. Ia juga mengatakan bahwa mobil ‘peninggalan’ babe Sabeni itu pernah ditawar Rp 1 miliar, namun tidak dilepas olehnya.

“Jujur saya bilang ini Oplet kan nggak ada surat-surat, orang kita beli di kandang ayam, cuma untuk kebutuhan film kan. Tapi orang itu mau, ‘Nggak apa-apa yang penting bekas Si Doel’. Tapi gue bilang jangan deh masih mau gue pake lagi,” tutur Rano, pada akhir 2017 lalu. (*)

Indeks Berita