Puting Beliung Terjang Bener Meriah, 13 Tiang Listrik Roboh Timpa Badan Jalan

"Yang tumbang 12 batang tiang beton dan 1 batang tiang besi milik PLN, akibat puting beliung,"
Tiang listrik roboh
Tiang listrik PLN tumbang ke badan jalan Bireuen-Takengon akibat diterjang angin puting beliung, Selasa (8/2/2022). | BPBD Bener Meriah

ACEHSATU.COM | REDELONG – Angin Puting Beliung Terjang Bener Meriah, 13 Tiang Listrik Roboh Timpa Badan Jalan.

Bencana angin puting beliung merobohkan 13 tiang listrik di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Selasa (8/2/2022) sekira pukul 14.00 WIB.

Tiang listrik yang tumbang lalu menimpa badan jalan hingga membuat macet jalan lintas Bireuen-Takengon, tepatnya di KM 36, Kampung Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gay.

“Yang tumbang 12 batang tiang beton dan 1 batang tiang besi milik PLN, akibat puting beliung,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah Safriadi kepada wartawan, dikutip Rabu (9/2/2022).

Safriadi mengatakan tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang rusak di lokasi bencana tersebut.

Pihaknya, lanjut dia, telah berkoordinasi dengan pihak PLN setempat untuk penanganan tiang-tiang listrik yang tumbang.

“Kita hanya memastikan ini dapat tertangani oleh PLN, karena teknisnya mereka yang tahu,” ujarnya.

Pasca bencana tersebut arus lalulintas di ruas jalan nasional Takengon-Bireuen sempat macet total selama beberapa waktu karena tiang listrik jatuh ke badan jalan.

Namun saat ini dipastikan ruas jalan tersebut sudah kembali dapat dilalui tapi pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati.

Puting Beliung Rusak Tiga Rumah

Sebelumnya bencana serupa juga pernah terjadi di kabupaten Bener Meriah pada April tahun lalu.

Bencana alam tersebut menerjang di tiga Dusun yakni Dusun Sido Rukun, Dusun Suka Rapi dan Dusun Wiryo, Desa Panji Mulia 1, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Jumat (02/04/2021).

Peristiwa angin puting beliung terjadi pukul 03.00 Wib, menyasar permukiman dan merusak sedikitnya tiga rumah warga di Desa Panji Mulia 1.

Cuaca saat itu panas namun kemudian mendadak angin kencang menerpa atap rumah warga.(*)