Bireuen

Puluhan Tahun Konsumsi Air tak Layak, Warga Bugak Mesjid Dambakan Suplai Air Bersih PDAM Krueng Peusangan

“Air sumur di sini kuning, tidak layak untuk kita konsumsi. Jangankan untuk diminum untuk kita pakai cuci baju pun tidak bisa,”

FOTO | FAJRI BUGAK

ACEHSATU.COM | BIREUEN – Sampai saat ini masyarakat Gampong Bugak Mesjid Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen belum dapat menikmati air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan.

Padahal masyarakat setempat sangat membutuhkan air PDAM untuk keperluan sehari-hari seperti untuk keperluan mencuci pakaian, mandi, maupun untuk kebutuhan lainnya.

“Air sumur di sini kuning, tidak layak untuk kita konsumsi. Jangankan untuk diminum untuk kita pakai cuci baju pun tidak bisa,” kata Ataillah, warga Gampong Bugak Mesjid kepada ACEHSATU.com Ahad (16/9/2018).

BACA: Mengatasi Masalah Air Minum, Pemerintah Aceh Bentuk BP SPAM untuk Dampingi PDAM

Ataillah berharap kepada Pemkab Bireuen untuk hadir menyahuti permitaan air bersih yang layak konsumsi untuk masyarakat pesisir di Kecamatan Jangka seperti Gampong Bugak Mesjid.

BACA: Jual Alat Logistik Perusahaan, Satpam PDAM Tirta Mon Pase Ditangkap

Kondisi seperti ini sudah berlangsung puluhan tahun. Masyarakat bila ingin mengkonsumsi air terpaksa harus membuat tempat penyaringan manual untuk menghasilkan air yang putih.

“Sudah sangat lama masyarakat disini mengkonsumsi air sumur tidak bersih. Kami minta Pemkab Bireuen melalui PDAM dapat memasang pipa penyaluran air bersih ke Gampong Bugak Mesjid,” kata Aitaillah.

Meski Pemerintah Kabupaten Bireuen mempunyai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Krueng Peusangan, namun sampai saat ini perusahaan ini belum mampu menjangkau kebutuhan air untuk masyarakat pedalaman maupun masyarakat pesisir. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top