oleh

Protes Pedagang Ikan yang Mangkal di Luar Pasar Harian Berbuntut Panjang

ACEHSATU.COM | SUBULUSSALAM – Protes pedagang harian yang berujung adu fisik serta pengrusakan dagangan Ikan berbuntut panjang, Rabu, (15/05 2019).

Ratusan pedagang ikan dari berbagai kecamatan di Aceh Selatan turun ke Kota Subulussalam untuk menuntut oknum pedagang ikan yang melakukan adu fisik terhadap rekan mereka, pada selasa (14/05/2019) kemarin.

Massa sebayak tujuh mobil, seperti cool diesel dan eltigaratus itu dihentikan aparat Kepolisian di depan kantor Persiapan Polres Subulussalam desa Tangga besi Kecamatan Simpang kiri, dan perwakilan massa pun langsung didudukkan bersama unsur Muspika untuk berunding.

Usman, perwakilan massa menuturkan mereka turun ke Subulussalam untuk menyampaikan protes atas tindakan di luar hukum oleh oknum pedagang ikan Subulussalam sehingga terjadi pemukulan terhadap seorang rekannya sehari sebelumnya.

“Kerugian dagangan memang sudah di mediasi kepolisian kemarin, hari ini kami menuntut proses hukum atas teman kami yang mereka perlakukan diluar jalur hukum” tegas Usman kepada Wartawan.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda, SIK melalui Kepala Polisi Sektor Simpang Kiri, Iptu RJ Agung P, SIK mengatakan, pihak nya telah menerima laporan dari korban pertikaian sehari sebelumnya.

“Kita sedang memproses laporan dari korban dari pertikaian kelompok pedang ikan kemarin, kami akan memanggil sejumlah saksi dalam kejadian ini” Imbuh Agung.(*)

Komentar

Indeks Berita