Pria Aceh Ditangkap Bawa 4 Kg Sabu, Ngaku Diupah Segini

DS diciduk saat membawa 4 kg sabu menuju Palembang.
Pria Aceh Ditangkap Bawa 4 Kg Sabu
Ilustrasi Sabu (Ari/detikcom)

ACEHSATU.COM | MEDAN – Polisi menangkap seorang pria berinisial DS (25) di Jalan Medan-Tanjung Morawa, Sumatera Utara (Sumut). DS diciduk saat membawa 4 kg sabu menuju Palembang.

“Penumpang bus jurusan Medan-Palembang diamankan personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut di salah satu rumah makan di Jalan Medan-Tanjung Morawa, Jumat (17/9) malam. Pria berinisial DS ditangkap karena membawa sabu-sabu seberat 4 kg,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi kepada wartawan, Senin (20/9/2021) melansir detik.com.

Hadi mengatakan penangkapan DS, warga Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, ini bermula dari laporan masyarakat. Petugas mendapat laporan adanya laki-laki hendak mengantar sabu ke Palembang.

Selanjutnya, petugas menyelidiki ke setiap loket bus yang ada di Jalan Ringroad, Medan, hingga Jalan Tanjong Morawa, Deli Serdang.

Personel lalu melihat ada bus yang sedang melaju di Jalan Medan-Tanjong Morawa. Personel pun menghentikan laju bus tersebut.

“Kita hentikan di salah satu rumah makan di jalan tersebut,” sebut Hadi.

Setelah berhenti, petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap penumpang bus itu berikut barang bawaannya.

“Petugas curiga melihat gerak-gerik tersangka. Selanjutnya, tersangka disuruh mengambil tas bawaannya yang disimpan di bagasi bus. Pas dibuka ternyata isinya sabu,” sebut Hadi.

Petugas kemudian menginterogasi DS, dia mengaku jika barang haram itu didapatnya dari pria bernama OC. DS bertemu dengan OC di Medan.

“OC datang dari Aceh dengan menggunakan bus. Kemudian mereka bertemu di Jalan Sunggal Medan,” sebut Hadi.

OC kemudian menyuruh DS mengantarkan sabu seberat 4 kg itu ke Kota Palembang. DS nantinya dijanjikan bakal diupah sebesar Rp 20 juta.

“Dijanjikan diupah sebesar Rp 20 juta,” ujar Hadi.

Kemudian, DS bersama barang bukti dibawa ke Mapolda Sumut untuk diperiksa lebih lanjut. Petugas pun sedang mengejar OC.

“Masih kita kembangkan untuk mengejar OC,” katanya. (*)