Presiden Palestina Kecam Penembakan Tewaskan 5 Warga Israel, Kelompok Hamas Memuji Penembakan Tersebut

Penduduk kota ultra-ortodoks Bnei Brak dan kota tetangga Ramat Gan melaporkan bahwa seorang pria telah mengemudi dan melepaskan tembakan ke orang-orang yang lewat.

ACEHSATU.COM | Jakarta – Presiden Palestina Kecam Penembakan Tewaskan 5 Warga Israel, Kelompok Hamas memuji penembakan tersebut

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mengeluarkan kecaman yang langka atas serangan penembakan yang menewaskan lima warga Israel di Bnei Brak, dekat Tel Aviv pada Selasa (29/3) malam waktu setempat

“[Presiden] menyatakan kecamannya atas pembunuhan warga sipil Israel malam ini, menekankan bahwa pembunuhan warga sipil Palestina dan Israel hanya akan memperburuk situasi,” kata kantor Abbas dalam sebuah pernyataan seperti diberitakan kantor berita Palestina, Wafa.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (30/3/2022), lima orang tewas dalam penembakan di dekat kota pesisir Israel, Tel Aviv, dalam serangan mematikan ketiga di negara Yahudi itu dalam seminggu ini.

Penduduk kota ultra-ortodoks Bnei Brak dan kota tetangga Ramat Gan melaporkan bahwa seorang pria telah mengemudi dan melepaskan tembakan ke orang-orang yang lewat.

Polisi Israel kemudian mengatakan pasukan keamanan telah membunuh pelaku.

“Kami sayangnya harus mencatat bahwa lima orang telah tewas,” kata Eli Bin, kepala tanggap darurat Israel, Magen David Adom.

Polisi tidak mengungkapkan identitasnya, tetapi media Israel melaporkan seorang warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki Israel, yang telah menghabiskan empat tahun di penjara Israel, terkait dengan serangan itu. Media Israel mengidentifikasi dia sebagai Diaa Hamarshah.

Kelompok Hamas memuji penembakan tersebut.

“Operasi Tel Aviv menekankan persatuan rakyat Palestina di mana pun mereka tinggal,” kata pejabat Hamas, Mushir al-Masri kepada Al-Aqsa TV, saluran yang berafiliasi dengan kelompok tersebut.

Serangan itu terjadi ketika pasukan keamanan Israel sudah dalam keadaan siaga tinggi saat Ramadan mendekat.

Sebelas warga Israel tewas dalam seminggu terakhir dalam serangan-serangan mematikan oleh warga Arab Israel dan Palestina di seluruh negeri.