https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik

pertemuan PAN dan PBB
Pertemuan PAN dan PBB.

ACEHSATU.COM | JAKARTA – Dua ketua umum partai, yakni Zulkifli Hasan (Zulhas) dan Yusril Ihza Mahendra, saling bertemu untuk membicarakan proyeksi politik Indonesia di masa mendatang. Poros Indonesia Raya diklaim menjadi tujuan yang dibahas pada pertemuan itu.

Ketua Umun Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan melakukan pertemuan dengan Ketum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, melansir detik.com.

Pertemuan itu berlangsung di Restoran Hutan Kota, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2022). Hadir dalam pertemuan tersebut Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Sekjen PBB Afriansyah Noor.

“Silaturahmi itu kunci dalam membangun kesepahaman dalam politik. PAN dan PBB tentu menginginkan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” kata Zulhas dalam keterangannya.

Sementara itu, Waketum PAN Viva Yoga Mauladi menyebut partainya dan PBB membangun kesepahaman persepsi dan komitmen perjuangan untuk kebaikan bangsa dan negara.

PAN disebut bakal lanjut bertemu dengan PPP, PKB, PDIP, Golkar, Gerindra, dan NasDem.

“Tujuannya adalah untuk memperbanyak titik temu persepsi, kepentingan, dan kebijakan partai agar menjadi kekuatan nasional yang dapat membantu meningkatkan kinerja pemerintah,” kata Viva.

Poros Indonesia Raya

PAN disebut tak bermaksud membangun poros koalisi partai Islam. PAN dan PBB diklaim hanya ingin merajut kebersamaan, menginginkan poros Indonesia Raya.

“PAN tidak bermaksud membuat poros koalisi partai Islam. PAN dan PBB ingin merajut kebersamaan, menginginkan membangun common platform untuk poros Indonesia Raya,” katanya.

“Bagi PAN, politik Indonesia harus dibawa ke arah rasionalitas, yang inklusif, nonsektarian, nondiskriminatif, dan bertujuan untuk mencerdaskan bangsa. Tidak untuk menjadikan agama sebagai ‘kayu bakar’ untuk meningkatkan elektoral partai,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam keterangan PAN, Yusril menyebut partainya berkemungkinan berkoalisi dengan PAN pada pemilu 2024,

“Mudah-mudahan apa yang menjadi keinginan bersama ini dapat terujud,” kata Yusril. (*)

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-ca78e0025ec30038b1f804938a108109-ff-IMG-20240402-WA0003.jpg

Berita Lainnya

https://acehsatu.com/wp-content/uploads/fluentform/ff-c926ea740f30a093883f895c1586ddc8-ff-IMG-20240402-WA0004.jpg

Hukum

Politik