Polres Tamiang Ciduk Pengedar Narkoba Hingga yang Melawan Pakai Pisau

Aparat Resnakoba Polres Aceh Tamiang menciduk empat tersangka yang membawa narkotika jenis ganja  di rumah makan Pidie Jaya di Dusun Petuah, Desa Seunebok Baru, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang minggu lalu.
pengedar narkoba
Aparat Polres Aceh Tamiang menciduk tersangka pengedar narkoba di Aceh Tamiang. Senin (4/10/2021) acehsatu.com/ist

ACEHSATU.COM [ ACEH TAMIANG – Aparat Resnakoba Polres Aceh Tamiang menciduk empat tersangka yang membawa narkotika jenis ganja  di rumah makan Pidie Jaya di Dusun Petuah, Desa Seunebok Baru, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang minggu lalu.

Keempat tersangka merupakan warga Kota Lhokseumawe inisial FA (34), MK (18), IZ alias si Bos(46) dan DU alias Toyok (26)  dengan barang bukti narkotika ganja seberat 990 gram dan shabu-shabu seberat 4,13 gram, satu unit timbngan digital warna silver dan dua unit handphone.

Selain itu, polisi juga menciduk HA alias Bala (40) warga Dusun Peutuah, Desa Seunebok Baro, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Minggu (3/10/2021), saat ditangkap, tersangka ini sempat melakukan perlawanan kepada anggota polisi dengan sebilah pisau.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Imam Asfali didampingi Waka Polres Kompol Yusuf Liwardi dan Kasubbag Humas Iptu Untung Sumaryo dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Senin (4/10/2021) mengatakan, ke empat warga Kota Lhokseumawe tersebut ditangkap pada Jumat (24/9/2021. Penangkapan terhadap empat tersangka bermula, ketika personil Satresnarkoba Polres Aceh Tamiang mendapat informasi dari warga bahwa akan terjadi transaksi narkoba jenis ganja disalah satu rumah makan di Kecamatan Manyak Payed.

Mendapat informasi tersebut, anggota Satreskoba langsung melakukan pengintaian diseputaran rumah makan Pidie Jaya Manyak Payed. Sekira pukul 09.00 WIB, polisi yang mengintai melihat dua orang laki-laki dengan gerak gerik mencurigakan sedang menunggu seseorang di rumah makan tersebut, tidak menunggu lama, polisi langsung menciduk dua lelaki mencurigakan itu bernisial FA dan MK

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap sepeda motor Honda Supra X 125 yang digunakan  FA dan MK, dibegasi sepeda motor, polisi menemukan barang bukti berupa satu plastik assoy warna hijau yang di dalamnya terdapat satu bal ganja dan satu plastik assoy warna putih yang juga berisikan ganja.

“Kepada petugas, tersangka FA, mengakui ganja tersebut milik bersama dengan MK yang diperoleh dari IZ alias si Bos dan pada saat tersangka IZ alias si Bos menyerahkan ganja kepada FA ditemani DU alias Toyok,” ujar Kapolres Imam Asfali dan menambahkan, selain barang haram tersebut dibawa ke Aceh Tamiang, tersangka FA juga mengaku menyimpan sabu dirumahnya di Kota Lhokseumawe

Mendapat pengakuan tersebut, tim Satreskoba lanngsung melakukan pengembangan ke Lhokseumawe di rumah milik IZ alias si Bos dan langsung menangkap IZ dan DU alias Toyok. Petugas kemudian menuju rumah tersangka FA untuk mengambil narkotika jenis sabu. Di rumah FA petugas menemukan lima paket sabu yang dibungkus dengan plastik bening, satu unit timbangan digital.

pengedar narkoba
Aparat Polres Aceh Tamiang menciduk tersangka pengedar narkoba di Aceh Tamiang. Senin (4/10/2021) acehsatu.com/ist

Melawan Pakai Pisau

Selain menangkapa pengedar narkoba asal Lhokseumawe, aparat Polres Tamiang juga menciduk tersangkakepemilikan narkioba jenis shabu-shabu inisial HA alias Bala (40) warga Dusun Peutuah, Desa Seunebok Baro, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.  Namun saat akan ditangkap yang bersangkutan melakukan perlawanan dengan sebilah pisau untuk menyerang petugas.  

Lanjut Kapolres Aceh Tamiang, Imam Asfali ini, penangkapan tersangka HA ini  bermula personil Polsek Tamiang Hulu menangkap seorang pria berinisial KA (39) warga Dusun Sriwijaya, Desa Bengkelang, Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang atas penyalahgunaan narkotika. Dengan barang bukti 15 kemasan kecil sabu seberat 1,68 gram.

Kepadav penyidik, KA mengaku barang haram tersebut dibeli dari tersangka HA alias Bala. Atas pengakuan itu, personil Polsek Tamiang Hulu dipimpin oleh Kapolsek Ipda Rudiono langsung melakukan pengembangan dengan cara menyuruh tersangka KA menghubungi tersangka HA alias Bala berpura-pura memesan lagi narkotika jenis sabu.

Setelah kesepakatan terjadi, dua personil Polsek Tamiang Hulu dan Kapolsek menuju ke lokasi yang telah disepakati yaitu di pinggir jalan Medan-Banda Aceh Dusun Puetuah, Desa Seunebok Baro, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

“Tiba dilokasi, dua personil Polsek tersebut langsung berusaha menangkap tersangka yang sudah menunggu di pinggir jalan. Saat itulah dua personil diserang oleh tersangka HA menggunakan senilah pisau, namuan serangan tersebut ditangkis sehingga tidak mengenai petugas  bahkan mengenai korban sendiri di bagian salah satu pahanya, ” ujar Kapolres.

Saat ini kelima tersangka narkoba tersebut bersama barang bukti narkotika ganja dan shabu-shabu diamankan di Mapolres Aceh Tamiang untuk penyelidikan lebih lanjut. (*)