Polres Langsa “Gulung” Sindikat Curanmor Antar Kabupaten

curanmor
Kasat Reskrim Polres Langsa, AKP Arief Sukmo Wibowo, SIK memperlihatkan enam tersangka dan barang bukti curian sepeda motor antar kabupaten dalam konferensi pers di Mapolres setempat. Rabu (7/7/2021) acehsatu.com/ist

ACEHSATU.COM [ LANGSA – Anggota Satreskrim Polres Kota Langsa “menggulung” enam pelaku pencurian sepeda motor antar kabupaten secara terpisah di sembilan lokasi. Keenam tersangka ini mempunyai peran masing-masing mulai dari “pemetik” kenderaan sampai penadah. Rabu (7/7/2021)

Keenam tersangka curanmor tersebut, SUG alias Kucing (33) warga Dusun Makmur Gampong Paya Bili II, Kecamatan Birem Bayeun diduga sebagai pelaku utama (pemetik), kemudian ZA alias Nonon (33) warga DusunKuta Ba’u Desa Seuneubok Pase Kecamatan  Sungai Raya berperan membantu menjual barang curian. Berikutnya, RAH, (24)  mahasiswa, warga Dusun Cinta Damai Desa Seuneubok Lapang Kecamatan  Peureulak Timur Kab. Aceh Timur berperan membantu menjual barang curian.

Berikutnya,  tersangka inisial KA (21) warga Dusun Teladan Desa Paya Biek Kecamatan  Peureulak Barat diduga juga sebagai penadah. Kemudian lagi, HS (28) warga Dusun  Tanjung Gunteng Desa Beurandang Kecamatan Ranto Peureulak juga sebagai penadah, kelimanya kabupaten Aceh Timur dan tersangka ABD (28) warga Dusun Kala Kulit Desa Pertik Kecamatan Pinding Kabupaten Gayo Lues diduga juga sebagai penadah.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH. SIK. MH melalui Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo, SIK kepada wartawan, Rabu (7/7/2021) mengatakan, tertangkapanya sindikat cduranmor sepeda motor antar kabupaten ini berdasarkan laporan warga yang merasa kehilangan sepeda motornya sejak November 2020 sampai Juli 2021.

“Sindikat curanmor ini terungkap setelah dilaksanakan penyelidikan oleh Reskrim Polres Langsa beserta Anggota dan berkat kerja sama dengan masyarakat akhirnya pada hari Selasa (29/6/2021) sekira pukul 01:00 untuk pelaku utama (pemetik) SUG alias Kucing ditangkap di sebuah warnet yang terletak di Kota Langsa,” ujar Kasat Reskrim.

Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku dan dilakukan pengembangan, lanjut AKP Arief berhasil mengamankan empat pelaku lainnya yang yang berperan sebagai penadah barang hasil curian tersebut

Untuk pelaku penadahan tersebut diamankan masing-masing di tempat yang berbeda beserta barang bukti yang selanjutnya para tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Langsa guna dilakukan proses lebih lanjut.


Kasat Reskrim Polres Langsa, AKP Arief Sukmo Wibowo, SIK memperlihatkan enam tersangka dan barang bukti curian sepeda motor antar kabupaten dalam konferensi pers di Mapolres setempat. Rabu (7/7/2021) acehsatu.com/ist

Modus

Dijelaskan Kasat Reskrim, modus operandi yang dilakukan pelaku, dengan cara melakukan pencurian di sebuah rumah melalui jendela rumah yang dalam keadaan terkunci kemudian mengambil barang-barang milik korban dan sepeda motor.

“Semua sepedamotor yang berhasil disita, kunci kontak tidak ada yang rusak karena pelaku saat melakukan aksinya membawa kunci sepedamotor para korban,” ujar Kasat lagi.

Dari penyidikan dan penyembangan itu pada Jumat (27/11/2020) sekira Pukul 03.30 Wib, aparat Reskrim menggrebek sebuah rumah di Dusun Damai Indah Desa Alue Dua Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor Honda Beat warna magenta hitam BL 4153 FV.

Kemudian pada Jumat (05/2/2021) sekira pukul 04.00 Wib  juga menggrebek rumah di Dusun Cut Intan Desa Alue Kumba Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam BL 6482 DBA.

Selanjutnya lokasi ketiga, pada Rabu (20/1/2021) sekira pukul 03.00 Wib juga menggrebek rumah di Dusun Pendidikan di Kampung Paya Bili Dua Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna putih BL 5132 DAZ.

Kemudian lagi, pada Sabtu (13/3/2021) sekira pukul 04.00 Wib  menmggrebek kedai di Dusun Makmur Gampong Paya Bili Dua Kecamtan Birem Bayeun, Aceh Timur, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor Honda CBR warna hitam BL 4487 AU.

Untuki lokasi kelima, aparat Reskrim juga mendatangi rumah di Dusun Alue Nyamuk Kampung Matang Ara Jawa Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang, Kamis 1/4/2021) sekira pukul 05.00 Wib, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam BL 4504 UAH.

Berikutnya lagi TKP keenam, Jumat (23/4/ 2021) sekira pukul 03.00 Wib di rumah di Dusun  Cot Kala Gampong Bayeun, Rantau Seulamat, Aceh Timur, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam Nopol BL 3983 DAM, satu helm warna hitam, satu unit HP merk Iphone 6 warna silver dan satu unit Hp Merk Samsung warna hitam.

Untuk TKP ketujuh, pada Sabtu (19/6/2021) sekira pukul 04:00 di rumah di Dusun Makmur Desa Paya Bili Dua, Birem Bayeun, Aceh Timur, adapun barang yang diambil oleh pelaku satu unit sepedamotor merk Honda Revo warna biru silver BL 6459 UI, satu unit HP Merk samsung J1 mini warna kuning, dan satu) unit HP Merk Xiaomi Note 2 warna hitam.

Sedangkan untuk TKP delapan, didatangi polisi pada Rabu(5/5/2021) sekira pukul 02:00 di rumah beralamat di Dusun Timur Desa Alue Teh Kecamatan Birem Bayeun, juga Aceh Timur, adapun barang yang diambil satu unit sepedamotor Honda Vario warna Putih, BL 6673 DAU Noka MH1KF4119KK396808, Nosin : KF41E1397613.

Dan yang terakhir TKP sembilan, didatangi polisi pada Minggu (5/8/8/2018) sekira pukul 05.30 Wib di sebuah rumah di Gang Antara Gampong  Birem Puntong, Langsa Barat Kota Langsa, adapun barang yang diambil satu unit sepeda motor merk Honda Beat, BL 4392 FU, Noka : MH1JFP123GK729825, Nosin : JFP1E2714463.

“Keenam pelaku pencurian sepedamotor terancam pidana Pasal 363 Subs Pasal 65 KUHPidana dan Tindak Pidana Pertolongan jahat/tadah, sesuai Pasal 480 KUHPidana,” pungkas Kasat Reskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo, SIK (*)