Polisi Ungkap Asal Usul Seragam Dinas Dipakai Jenderal Gadungan dan Melibatkan Istrinya

"Tersangka kedua residivis pada 2020 lalu melakukan tindak pidana dan jalani hukuman 12 bulan di Lapas Pondok Bambu Jaktim,"
Polisi gadungan
Komjen Pol Abal-abal yang Diciduk Usai Tipu Perempuan Rp 1 M.

ACEHSATU.COM | Jakarta – Yusuf Daiman (58), polisi gadungan berpangkat Komjen ditangkap bersama istrinya usai melakukan penipuan kepada warga. Lalu, dari mana asal seragam lengkap yang dipakai pelaku saat beraksi?

“Jadi berdasarkan pemeriksaan kepada tersangka dia mengaku pakaian diberikan oleh temannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Senin (7/3/2022).

Dalam melakukan penipuannya ini pelaku Yusuf dibantu oleh istrinya inisial YS. Pelaku YS mengaku sebagai direktur utama PT Bintang Utama Perkasa yang dikelola bersama suaminya.

“Tersangka kedua residivis pada 2020 lalu melakukan tindak pidana dan jalani hukuman 12 bulan di Lapas Pondok Bambu Jaktim,” ungkap Zulpan.

Kedua tersangka kini telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Dari barang bukti yang diamankan polisi, salah satunya ada seragam pakaian dinas upacara (PDU) yang dipakai tersangka Yusuf. Terdapat name tag Yahya Amudiarto pada seragam dinas tersebut.

Namun, Yusuf mengaku tidak mengenal sosok tersebut. Dia mengatakan saat menerima seragam tersebut telah lengkap dengan keterangan nama dan jabatannya.

“Pelaku kenal dengan nama papan nama tersebut? Dia bilang nggak kenal. (Seragam) diserahkan temannya, lengkap dengan atribut dan korban mengaku baru kali ini,” katanya.

Zulpan mengaku pihaknya juga akan melakukan penyelidikan kepada teman pelaku yang memberikan seragam kepada jenderal gadungan tersebut.

“Kami dalami, tapi nggak tahu yang pinjamkan apakah untuk kejahatan, karena pakaian dinas Anggota Polri nggak boleh digunakan oleh orang yang bukan Polri,” jelas Zulpan.

Pelaku Tipu Seorang Direktur
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan korban dari aksi penipuan pelaku bernama Rizky Pria Lesmana. Korban diketahui merupakan direktur perusahaan.

“Korban atas nama Rizky Pria Lesmana sebagai Direktur PT Mega Rizky Mandiri. Akibat tindak pidana ini korban rugi Rp 500 juta,” katanya.

Setidaknya ada beberapa tipu muslihat yang dilakukan pelaku. Selain mengaku jenderal polisi bintang tiga, tersangka Yusuf juga mengaku memiliki dana collateral hingga Rp 30 triliun.

“Pelaku membujuk korban mengaku sebagai anggota polri dengan nama seperti di seragam yaitu Yayah Amurdiato dengan pangkat komjen yang dinas di Hubinter dan punya dana collateral di bank sejumlah Rp 30 triliun,” kata Zulpan.