Polisi Tetapkan Dua Tersangka Terbakarnya Sumur Minyak di Aceh Timur

"Sampai saat ini, dua orang kami tetapkan sebagai tersangka, keduanya warga Kecamatan Ranto Peureulak. Sedangkan seorang lagi masih dalam proses penyelidikan,”
Kebakaran sumur minyak terjadi di Gampong Benteng, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Jumat malam, 11 Maret 2022. Foto tangkapan layar facebook.

ACEHSATU.COM | Aceh Timur – Polisi tetapkan dua tersangka terbakarnya sumur minyak di Aceh Timur.

Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Aceh Timur menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam insiden kebakaran sumur minyak di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat melalui Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono di Aceh Timur, Kamis, mengatakan penetapan tersangka penyelidikan dan gelar perkara.

“Sampai saat ini, dua orang kami tetapkan sebagai tersangka, keduanya warga Kecamatan Ranto Peureulak. Sedangkan seorang lagi masih dalam proses penyelidikan,” kata AKP Miftahuda Dizha Fezuono.

AKP Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan kedua tersangka tersebut yakni berinisial MS (51), yang merupakan pemilik lahan di sumur minyak tersebut. Serta berinisial ML (32), sebagai pemodal pengeboran minyak tersebut.

“Penyidik Satreskrim Polres Aceh Timur sudah memeriksa sedikitnya delapan saksi terkait terbakarnya sumur minyak yang merenggut tiga nyawa,” kata AKP Miftahuda Dizha Fezuono.

Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu set alat pengeboran serta minyak mentah yang bercampur air dan lumpur hasil hasil pengeboran.

Kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 40 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 Tentang cipta kerja atas perubahan Pasal 52 Subs Pasal 53 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

“Ancaman hukuman enam tahun penjara atau denda Rp60 miliar. Penyidik terus melakukan pengembangan perkara guna mengungkap pelaku lainnya,” pungkas AKP Miftahuda Dizha Fezuono

Sumur Minyak Meledak Lagi, Dua Warga Aceh Timur Jadi Korban

Dua orang warga dilaporkan menjadi korban dalam ledakan sumur minyak tradisional di Desa Mata Ie, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. 

Ledakan sumur minyak yang dikelola masyarakat setempat merupakan peristiwa kedua yang terjadi pada Maret ini.

Informasi dilansir dari Antara, Sabtu (19/3/2022), akibat kejadian itu dua orang mengalami luka-luka bakar. 

Keduanya bernama Zainudin (38), warga Gampong Blang Barom, Aceh Timur dan Deni Kurniawan (49) warga Gampong Buket Pala, Ranto Peureulak, Aceh Timur.

Zulfan, warga setempat, mengatakan ledakan tersebut dilihatnya terjadi Sabtu.