Polisi Segera Periksa Selebgram Herlin Kenza Terkait Kerumunan di Lhokseumawe

Polisi menyelidiki kerumunan dalam kegiatan promosi di toko grosir di Kota Lhokseumawe, Aceh. Selebgram Herlin Kenza yang hadir dalam kegiatan tersebut akan diperiksa polisi.
Selebgram Herlin Kenza
Herlin Kenza (Foto: Istimewa)

ACEHSATU.COM  – Polisi menyelidiki kerumunan dalam kegiatan promosi di toko grosir di Kota Lhokseumawe, Aceh. Selebgram Herlin Kenza yang hadir dalam kegiatan tersebut akan diperiksa polisi.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy menyampaikan kedatangan Herlin Kenza di toko tersebut telah menimbulkan kerumunan di tengah PPKM di Kota Lhokseumawe.

“Videonya sudah viral dan menimbulkan keresahan. Yang bersangkutan juga akan segera diperiksa terkait kerumunan itu,” ujar Winardy dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (20/7/2021).

Winardy menyampaikan Herlin Kenza patut diduga telah melanggar aturan PPKM. Kedatangan Herlin Kenza diduga sebagai pemicu timbulnya kerumunan para penggemarnya.

Pemilik Toko Diperiksa

Selain Herlin Kenza, polisi telah memeriksa pemilik toko grosir Wulan Kokula beserta beberapa saksi lainnya. Pemilik toko diketahui telah mengundang Herlin Kenza ke acara promosi toko.

“Polres Lhokseumawe sudah mengambil langkah melakukan pemeriksaan kepada pemilik toko grosir tersebut,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi, Senin (19/7/2021).

Winardy menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas kasus kerumunan tersebut. Menurut Winardy, pemilik toko tersebut dapat dikenai Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 juncto Pasal 55 KUHP tentang Kekarantinaan Kesehatan.

“Kasus ini dipastikan akan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Tak Ada Izin Keramaian

Polisi saat ini masih koordinasi dengan Satgas COVID-19 Lhokseumawe untuk memberikan sanksi kepada pemilik toko tersebut. Menurutnya, kegiatan kerumunan yang mengundang Herlin Kenza tidak mengantongi izin keramaian dari polisi.

“Pihak toko tidak ada koordinasikan dengan pihak Polres atau Satgas COVID kabupaten, yaitu izin keramaian atau izin dari Satgas untuk melaksanakan kegiatan tersebut,” jelas Winardy.

“Tentang pihak keamanan yang mengawal itu bukan dari pihak Polri dan tidak ada koordinasi dengan Polri,” lanjutnya.

Herlin Kenza Buka Suara

Melalui akun Instagramnya, Herlin Kenza kemudian buka suara. Herlin Kenza menyebut kejadian yang membuatnya diperiksa polisi itu adalah sebuah cobaan dari Allah SWT.

Herlin mengumpamakan dirinya sebagai ‘orang terpilih’ karena mendapatkan cobaan tersebut. Herlin Kenza juga mengaku telah memaafkan sejumlah netizen yang menghujatnya.

“Ada Allah bersama ku❤️ Aku hanya manusia biasa. Aku sangat berterimakasih atas cobaan yang diberikan Allah kepadaku. Insya Allah aku kuat❤️ Hanya orang2 terpilihlah yang diberikan cobaan sebesar ini. Demi Allah saya iklas. Dan Untuk orang2 yang sudah mengatakan kata2 kotor baik di kolom komentar, dm dll. Saya sudah memaafkan kalian demi Allah. Terimakasih🙏🏻 Semoga kalian dalam lindungan Allah Swt,” ujar Herlin Kenza dalam postingan Instagram miliknya, seperti dilihat, Selasa (20/7/2021). (*)