Bireuen

Polisi Kembali Ringkus Dua Penculik Pendamping Desa, Sepucuk Senjata AK 47 Disita

Tim Opsnal Gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim, Tim Jatanras Polda Aceh dan BKO Brimob Polda Aceh kembali berhasil meringkus dua orang lagi yang diduga terlibat kasus Penculikan Pendamping Desa di Bireuen

ACEHSATU.COM BIREUEN | Tim Opsnal Gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim, Tim Jatanras Polda Aceh dan BKO Brimob Polda Aceh kembali berhasil meringkus dua orang lagi yang diduga terlibat kasus Penculikan Pendamping Desa di Bireuen, Rabu (13/0/2017).

Menurut informasi yang diperoleh Acehsatu.com sebelumnya pada 12 September, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa tersangka Razali alias Tentra Sikureueng (32) warga Desa Blang Reuling, Kota Juang Kabupaten Bireuen bersama Muktar Alias Tar (27) yang juga warga desa yang sama berada di Kota Langsa.

Razali alias Tentra Sikureueng diketahui merupakan komplotan penculikan dan penyekapan pendamping desa Harmaili yang terjadi di Berueun beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Di Bireuen, Pendamping Desa Diculik Kelompok Bersenjata

Selanjutnya pada 13 September TIM Gabungan yang dipimpin oleh Wadir Reskrimum berangkat menuju Kota Langsa untuk mencari keberadaan Razali Alias Tentra Sikureueng dan Muktar Alias Si Tar.

Baca juga: Harmaili Akhirnya Dilepas, Ini Motif Penculikan Pendamping Desa

Pada Rabu 13 September sekitar pukul 05.00 WIB kedua tersangka berhasil diamankan pihak kepolisian di Langsa.

Selanjutnya kedau tersangka yang diduga terlibat dalam kasus penculikan dan penyekapan menggunakan senjata api langsung dibawa kembali ke Bireuen menuju rumah Razali di Desa Blang Reuling, Kota Juang Kabupaten Bireuen.

Baca juga: Bireuen Seorang Penculik Pendamping Desa Diamankan Polisi

Dari dalam rumah Razali alias Tentra Sikureueng, polisi berhasil menyita sepucuk senjata jenis AK 47 satu magazen serta 50 butir peluru yang tertanam di dapur.

Senjata tersebut diduga digunakan pelaku untuk menculik dan menyekap salah seorang pendamping desa Harmaili, warga Desa Bungoe, Kecamatan Peudada, Bireuen pada  Jumat 8 september yang lalu.

To Top