Polisi Bekuk Tersangka Pelaku Pencurian, Dua Orang DPO, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Sat Reskrim Polres Langsa berhasil membekuk salahsatu tersangka pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan inisial DH (28) warga Gampong Seulalah Baru Kecamatan Langsa Lama, Pemko Langsa.
tersangka pencurian
Polisi Bekuk Tersangka Pelaku Pencurian, Dua Orang DPO, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

ACEHSATU.COM | LANGSA – . Sat Reskrim Polres Langsa berhasil membekuk salahsatu tersangka pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan inisial DH (28) warga Gampong Seulalah Baru Kecamatan Langsa Lama, Pemko Langsa.

Sementara itu dua orang tersangka lainnya turut membantu inisial SQ (25) warga Gampong Alue Beurawe Kecamatan Langsa Kota dan FW (30) warga Gampong PB Seuleumak Kecamatan Langsa Baro ditetapkan menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Demikian disampaikan Kapolres Langsa Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH. SIK. MH melalui Kasat Reskrim Iptu Krisna Nanda Aufa,S.Tr.K,M.H, Rabu (27/1/22)

Diterangkan, tersangka DH diciduk Unit Resmob Sat Reskrim Polres Langsa, Rabu (12/1/22) sekira pukul 10.00 Wib ditempat persembunyiannya di Desa Linge Kabupaten Aceh tengah.

Penangkapan tersangka kata Kasat Reskrim, berdasarkan informasi dari masyarakat dan pengumpulan alat bukti hasil penyelidikan.

Kemudian ditindaklanjuti dan anggota Unit Resmob Sat Reskrim Polres Langsa berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang tersangka pencurian (spesialis bobol rumah) an. DH bertempat di Desa Linge Kabupaten Aceh tengah (tempat persembunyian tersangka).

Kemudian petugas membawa barang bukti dan tersangka ke Polres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Kronologis Kejadian

Dikesempatan itu, Kasat Reskrim turut menyampaikan kronologis kejadian, dimana pada Rabu (24/2/21) sekira pukul 04.00 Wib bertempat disebuah rumah Jln. T.M. Bachrum Lr. SMEA Dusun Mane Gang Ujung Blang Gampong Tualang Teungoh Kecamatan Langsa Kota, Pemko Langsa, tersangka DH bersama SQ (DPO) telah melakukan pencurian dirumah korban dengan cara merusak pintu belakang rumah korban kemudian mengambil barang-barang berharga milik korban berupa 1 (satu) unit laptop Merk Lenovo warna hitam ukuran 14 inci dan 1 (satu) unit sepmor merk Honda Scoopy warna merah silver, adapun peran sdr. SQ (DPO) yaitu orang yang mengantar dan menjemput tersangka DH.

Selanjutnya, TKP Kedua, Rabu (03/11/21) sekira pukul 03.30 wib bertempat di salahsatu rumah warga dsn. Seulanga Gampong Geudubang Jawa kecamatan Langsa baro, tersangka DH bersama FW(DPO) juga melakukan pencurian dengan cara merusak jendela korban, adapun barang yang diambil oleh pelaku yaitu: Satu unit sepmor Yamaha Nmax warna putih, Satu unit handphone NOKIA, Dua unit handphone merk OPPO, uang tunai sebanyak Rp. 1.000.000.

Adapun peran tersangka DH sebagai orang yang mengambil barang milik korban, sedangkan FW (DPO) berperan sebagai orang yang mengantar dan menjemput pelaku DH.

Kemudian TKP Ketiga kata Kasat Reskrim, senin (22/11/21) sekira pukul 02.00 wib di dalam rumah Jln. H. Yahya Gg. Al Hikmah Dsn. Utama Gampong Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro, tersangka DH bersama FW (DPO) telah melakukan pencurian berupa Satu unit honda PCX warna putih dan Satu buah HP merk ViVo Y91, adapun peran DH sebagai orang yang mengambil barang milik korban sedangkan FW (DPO) berperan sebagai orang yang mengantar dan menjemput pelaku.

Modus Operandi

Kasat Reskrim menyebutkan

modus operandi tersangka melakukan pencurian yaitu dengan cara membobol/merusak rumah korban menggunakan alat bantu berupa obeng, tang dan pisau. kemudian tersangka mengambil barang berharga yang berada di dalam rumah korban dan uang hasil dari penjualanbarang curian tersebut digunakan oleh tersangka DH untuk membeli Narkotika jenis Shabu dan kebutuhan sehari-hari.

Barang Bukti Diamankan.

Satu bilah pisau gagang kayu warna hitam. Satu buah obeng warna hitam. Satu buah tang warna merah hitam. Satu unit laptop Merk Lenovo warna hitam ukuran 14 inci. Satu unit sepmor merk Honda Scoopy warna merah silver. Satu unit sepmor merk Yamaha N-Max warna putih. Dua unit sepmor merk Honda Vario.

Penerapan Pasal

Terhadap tersangka DH dapat disangkakan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilakukan secara berulang-ulang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 363 Ayat 2 Subs Pasal 65 KUHPIdana (dengan ancaman pidana hukuman 9 tahun penjara) pungkas Kasat Reskrim Polres Langsa.