Polda Aceh Ungkap Modus Baru Penipuan Sasar Nasabah Bank, Warga Diminta Lakukan Ini

Polda Aceh mengungkap modus baru penipuan yang menyasar para nasabah bank di Aceh.
Penipuan Online
Modus baru penipuan yang menyasar nasabah bank mulai marak di Aceh. | Foto ilustrasi

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Polda Aceh mengungkap modus baru penipuan yang kini mulai marak dan menyasar para nasabah bank di Aceh.

Penipuan ini dilakukan melalui perangkat online. Karenanya Polda Aceh melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) mengimbau masyarakat agar waspada, sehingga tidak mudah tertipu oleh aksi pelaku.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Soni Sonjaya melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy dalam keterangnya, Sabtu (29/1/22) mengatakan, kejahatan ini dilakukan dengan modus operandi berpura-pura sebagai petugas bank.

BACA JUGA: Saat Gotong Royong, Warga Aceh Tengah Temukan Tengkorak Manusia Juga Tulang Tangan Terbungkus Jaket

Dengan modus tersebut, pelaku lalu menghubungi para calon korban untuk menawarkan penukaran poin hadiah, bantuan untuk melengkapi data nasabah, pengumuman pemenang dan sebagainya.

Selanjutnya pelaku akan melakukan permintaan pengiriman link untuk permintaan data nasabah.

“Setelah itu, pelaku melakukan permintaan OTP/kode aktivasi mobile banking,” ungkap Kabid Humas.

Dengan adanya modus kejahatan ini, masyarakat diimbau agar waspada dan cerdas dalam menyikapinya.

BACA JUGA: Wabup Tamiang Sakit, Mursil Mengaku Pincang Jalankan Roda Pemerintahan

Winardy meminta agar warga masyarakat untuk tidak mudah tertipu dengan bujuk rayu seperti ini.

“Pastikan akun/kontak resmi bank dan data pribadi jangan diberikan kepada siapapun, seperti kode OTP, PIN, Password, kode aktivasi dan informasi pribadi lainnya,” ujarnya.

Polisi menyiratkan jika modus baru penipuan yang menyasar para nasabah bank ini mulai marak terjadi.

BACA JUGA:

Soal Laporan Warga Aceh Dijarah Banpol, Kapolres Langkat Akhirnya Buka Suara

LAPORAN KHUSUS – Perjalanan Mencapai Desa Terpenjara di Aceh Tenggara

Polda Aceh bersama jajarannya berusaha akan menyelidiki dan mengungkap kejahatan ini, dan nanti apabila sudah berhasil diungkap, pelakunya akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku, ” pungkas Kabid Humas. (*)

BACA JUGA: