Polda Aceh Sertakan 1.827 Personel dalam Operasi Ketupat

Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh melibatkan 1.827 personel untuk mendukung Operasi Ketupat Seulawah 2022 yang berlangsung selama 12 hari di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.
Operasi ketupat seulawah 202
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menyematkan pita kepada personel yang ditugaskan dalam Operasi Ketupat Seulawah 2022 di Mapolda Aceh di Banda Aceh, Jumat (22/4/2022). ANTARA/HO/Bidhumas Polda Aceh

ACEHSATU.COM | BANDA ACEH – Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh melibatkan 1.827 personel untuk mendukung Operasi Ketupat Seulawah 2022 yang berlangsung selama 12 hari di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Jumat, mengatakan operasi ketupat ditandai dengan apel kesiapan personel yang dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar.

“Operasi ketupat ini untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan masyarakat merayakan Idul Fitri 1443 Hijriah. Sebanyak 1.827 personel dilibatkan dalam operasi tersebut,” kata Kombes Pol Winardy.

Kombes Pol Winardy mengatakan dari 1.827 personel tersebut, sebanyak 112 orang di antaranya dari Polda Aceh serta 1.715 personel lainnya dari polres jajaran.

Dalam operasi ketupat, kata dia, Polda Aceh sudah memetakan 56 titik rawan kecelakaan, 17 titik rawan banjir, serta 22 titik rawan longsor yang tersebar di 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh.

Selain pemetaan titik rawan, kata Kombes Pol Winardy, Polda Aceh juga mendirikan 32 pos pengamanan, 29 pos pelayanan, serta 26 gerai vaksinasi vaksin COVID-19.

Operasi ketupat seulawah 202
Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menyematkan pita kepada personel yang ditugaskan dalam Operasi Ketupat Seulawah 2022 di Mapolda Aceh di Banda Aceh, Jumat (22/4/2022). ANTARA/HO/Bidhumas Polda Aceh

Kombes Pol Winardy mengatakan ada beberapa penekanan dalam Operasi Ketupat Seulawah 2022, yakni diminta kepada personel yang terlibat menjaga stamina dan kesehatan dalam melaksanakan tugas.

“Lakukan deteksi dini terhadap dinamika dan fenomena yang berkembang, sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan prediktif,” kata Kombes Pol Winardy.

Berikut, kata Kombes Pol Winardy, melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Serta wujud representasi negara di tengah-tengah masyarakat.

“Berkoordinasi dan kerja sama dengan Satgas COVID-19 untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi terjadi lonjakan mobilitas masyarakat saat merayakan lebaran Idul Fitri,” kata Kombes Pol Winardy. (*)