Polda Aceh Gelar Rapat Dengan Satgas PPLN Terkait Solusi Imigran Rohingya Kerap Terdampar di Aceh

"Selain Satgas PPLN dan Polda Aceh, rapat koordinasi juga melibatkan instansi terkait lainnya. Rapat ini bagaimana mencari jalan keluar dalam menangani imigran Rohingya yang kerap mendarat di Aceh,"
Arsip - Salah satu kapal pengangkut imigran Etnis Rohingya

ACEHSATU.COM | Banda Aceh – Penanganan Rohingya yang terdampar di wilayah provinsi Aceh kini Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh menggelar rapat koordinasi dengan Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN ) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam).

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto di Banda Aceh, Rabu, mengatakan rapat tersebut rapat koordinasi tersebut sebagai upaya mencari solusi penanganan imigran Rohingya yang terdampar di Aceh.  

“Selain Satgas PPLN dan Polda Aceh, rapat koordinasi juga melibatkan instansi terkait lainnya. Rapat ini bagaimana mencari jalan keluar dalam menangani imigran Rohingya yang kerap mendarat di Aceh,” Sebut Joko Krisdiyanto.

Di samping mencari solusi, kata Joko Krisdiyanto, rapat koordinasi tersebut juga membahas bagaimana semua instansi dapat bersinergi sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam menangani imigran Rohingya. 

“Usai menghadiri rapat koordinasi tersebut Satgas PPLN Kemenkopolhukam juga meninjau langsung kondisi imigran Rohingya yang saat ini ditampung di beberapa tempat di Aceh,” kata Joko Krisdiyanto. 

Berdasarkan data dihimpun, ada sebanyak 644 imigran Rohingya terdampar di Aceh dalam dua tiga bulan terakhir. Mereka terdampar dalam lima gelombang sejak November 2022.

Gelombang pertama terdampar sebanyak 110 imigran Rohingya terdampar di pesisir pantai Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa 15 November 2022.

Sehari kemudian, sebanyak 119 imigran Rohingya terdampar di pesisir pantai Desa Bluka Teubai Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara sekira sekira pukul 05.30 WIB.

Kemudian, sebanyak 57 imigran Rohingya terdampar di Pantai Indra Patra Gampong Ladong, Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu 25 Desember 2022.

Selanjut, sebanyak 174 imigran Rohingya mendarat di Pantai Ujung Pie, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, pada Senin 26 Desember 2022 sekira pukul 17.30 WIB.

Dan terakhir sebanyak 184 imigran Rohingya terdampar di kawasan Pantai Lamnga Gampong Baro, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu 8 Januari 2023.

Dari ratusan imigran Rohingya tersebut, 60 orang di antaranya kabur. Mereka yang kabur tersebut selama ini ditampung di bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe.

Adapun waktu kaburnya 60 imigran Rohingya tersebut yakni pada 13 Desember 2022 sebanyak 23 orang, 16 Desember 2022 empat orang, 19 Desember 2022 satu orang, 20 Desember 2022 empat orang, dan 21 Desember 2022 sebanyak 28 orang.